Mediapriangan.com - Sejak Kamis, (24/11/2022), tim konselor Polres Tasikmalaya terus bergerak menyentuh anak-anak korban terdampak gempa bumi berkekuatan 5,6 magnitudo di Kabupaten Cianjur.
Dengan gaya khas Polisi Wanita (Polwan), tim konselor ini meraih perhatian anak-anak, untuk mengembalikan stabilitas emosional mereka menjadi normal.
"Kami terus berupaya melaksanakan trauma healing kepada korban terdampak bencana alam gempa bumi Cianjur, salah satunya di wilayah Desa Jambudipa Kecamatan Warungkondang," kata Ipda Eris Riki Sandhy, Sabtu 26 November 2022.
Baca Juga: Mengenal Profil Aming Prayitno, Sang Pencipta Lambang KORPRI Beserta Maknanya
Trauma healing lanjut dia dilakukan dengan beberapa cara dan diwarnai berbagai jenis kegiatan yang menumbuhkan kekuatan fisik mau psikis. Antara lain doa bersama, senam otak, peregangan dan sejumlah kuis.
"Kami juga membagikan bingkisan kepada anak-anak. Itu semua agar anak tidak panik dan memiliki semangat melawan rasa trauma," tutur Eris Riki.
Mereka, terang dia, didorong memiliki motivasi dan semangat baru termasuk juga bagi para orang tuanya yang juga merasakan hal serupa pasca bencana alam yang merenggut ratusan korban jiwa.
Eris menyebutkan, selain dirinya, tim konselor diperkuat oleh tiga personil lainnya dari Polres Tasikmalaya dan dua personil Polwan Polres Tasikmalaya.
"Dengan trauma ini diharapkan warga yang menjadi korban bencana tidak panik, tetap semangat dan hilangnya rasa traumanya," ucap Eris.***