parlemen

Terkait Kemiskinan Di Tasikmalaya, DPRD Prov Jabar Dorong Kebijakan Strategis Pemkot Melalui Pj Wali Kota

Minggu, 4 Desember 2022 | 22:28 WIB
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Jabar 15, bahas soal kemiskinan dengan Pemkot Tasikmalaya melalui Pj Wali Kota Tasikmalaya. (Dede Farhan Kamil)

Mediapriangan.com - Kemiskinan di Kota Tasikmalaya, menjadi salah satu isu penting yang disoroti pemerintah kota (Pemkot), melalui langkah serta kebijakan strategis Penjabat (Pj) Wali Kota, Cheka Virgowansyah, untuk dua tahun ke depan. 

Angka kemiskinan di Kota Tasikmalaya yang masih tinggi, hingga menempati posisi ketiga di antara 27 kota/kabupaten di Jabar, Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mendorong Pemerintah Daerah melakukan komunikasi, kolaborasi dan sharing program kebijakan terutama dengan anggota legislatif dari daerah pemilihan (Dapil) Jabar 15.

Penduduk Kota Tasikmalaya yang mencapai sekitar 900 ribu jiwa, dan angka kemiskinannya mencapai 12 persen atau sekitar 100 ribu jiwa, menunjukan bahwa tingkat kemiskinan di daerah ini masih tinggi. 

Baca Juga: Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2022, Daftar Hak Penyandang Disabilitas dan Cara Menghargainya

Sehingga butuh upaya dan strategi bagaimana persoalan kemiskinan di Kota Tasikmalaya ke depan dapat terus diminimalkan. 

"Jumat (2/12/2022) kami bersama dua anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil 15, bersilaturahmi dengan Pj Wali Kota dan Sekda Kota Tasikmalaya, disitu kami menggali informasi tentang apa yang menjadi langkah prioritas Pj walikota dua tahun ke depan termasuk bagaimana upaya mengentaskan kemiskinan," kata Anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi Jawa Barat, H. Yod Mintaraga, M.PA, Minggu, 4 Desember 2022.

Dalam silaturahmi itu juga, terang Yod, pihaknya mendukung penuh seluruh rencana dan program Pemkot untuk Kota Tasikmalaya lebih maju dan sejahtera di masa yang akan datang. 

Baca Juga: Rekomendasi Wisata Talaga Pineus Riverside Camp, Tempat Kemping yang Ngehits untuk Liburan Nataru

"Dalam hal kemiskinan, kami juga tekankan bahwa persoalan itu bukan hanya menjadi tanggung jawab pemkot semata, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama termasuk Pemprov Jabar khususnya bagaimana anggota dewan dapil 15 ini ikut sharing dan mendorong serta membantu kebijakan Pj Wali Kota, sehingga di kemudian hari kemiskinan Kota Tasikmalaya semakin rendah," ujar Yod Mintaraga. 

Menurutnya, persoalan kemiskinan berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Dan menyangkut SDM ini lanjut dia, berhubungan dengan program pendidikan baik secara formal maupun informal. 

Baca Juga: Tema Hari Disabilitas Internasional 2022, Simak Sejarah Peringatan Sejak Ditetapkan PBB Tahun 1992

"Dalam hal ini, kami tentunya mendorong pemkot ini menggagas program pendidikan berkualitas yang dapat mendongkrak skill atau kemampuan peserta didiknya. Karena sudah pasti jika pendidikan masyarakat tinggi dan berkualitas, maka masyarakat berkemampuan untuk berkompetitif," tutur Yod Mintaraga. 

"Miskin itu cenderung karena tidak memiliki kemampuan. Maka harus ada pendidikan yang disesuaikan dengan potensi mereka, apakah itu bidang keterampilan, seni ataupun lainnya," sambung dia.

Halaman:

Tags

Terkini