Anggota Tagana pun langsung mendatangi Desa Sukamaju setelah mendapat kabar ada dua anak yang tertimbun longsor untuk melakukan evakuasi.
"Jadi dua bocah itu sedang tidur kemudian terjadi longsor. Kami melakukan evakuasi dan saat ditemukan sudah meninggal dunia. Beruntung kedua orang tuanya selamat," kata Ade.
Ade menjelaskan selain longsor, terjadi bencana banjir luapan sungai di Desa Sukamaju. Sejumlah rumah warga tergenang air, 28 kepala keluarga terkena dampak.
Baca Juga: Bergerak Menyisir Perdesaan di Ciamis, Kini BIN Jemput Warga Desa Golat Panumbangan
"Ada 21 kepala keluarga yang saat ini mengungsi," ungkapnya.
Setelah bencana ini, Tagana, BPBD, Damkar, petugas kesehatan dan PUPR mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
Rencananya PUPR akan mendatangkan alat berat untuk mengevakuasi tanah longsor yang menimbun rumah dan badan jalan.***
Artikel Terkait
Longsor Mengancam Rumah Milik Warga Kabupaten Ciamis
Banjir Bandang Garut 2022, Jembatan Hancur dan Rumah Warga Terendam
Kampung Naga Merugi Diterjang Banjir Bandang
Pasca Banjir, DPRD Jabar Temukan Kesalahan Perlakuan Penanganan Aset
Gempa Bumi Terkini Guncang Bali Lalu Padang, Waspada Gempa Susulan
Tambang Pasir Di Leles Garut Longsor Dan Nyaris Menimbun Para Pekerja