Namun massa disebut kian anarkis sehingga petugas mereka terpaksa menembakkan gas air mata di situasi tersebut.
"Oleh karena itu tim pengamanan melakukan upaya-upaya pencegahan dan melakukan pengalihan supaya mereka tidak masuk ke dalam lapangan untuk mengejar para pemain," beber Nico.
Baca Juga: Jelang Hari Santri Nasional, Berikut 40 Referensi Ucapan Selamat Hari Santri 2022
Pihak keamanan melepaskan gas air mata karena sudah anarkis, karena massa sudah menyerang petugas, sudah merusak mobil.***
Artikel Terkait
Musibah Longsor Menewaskan Dua Orang Anak di Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis
Musibah Longsor di Cihaurbeuti Ciamis, Telan Dua Korban dan 88 Warga Mengungsi
Gegerkan Warga Ciamis, Penemuan Mayat Tanpa Busana Mengapung di Sungai Talang Besi
Laga Arema FC vs Persebaya, Terjadi Kerusuhan Tewaskan 127 Orang
127 Jiwa Melayang, Kerusuhan Sepak Bola Dengan Korban Tewas Terbesar di Dunia