Hadiri HUT Ke-50 PDI Perjuangan, Ridwan Kamil Sebut Jawa Barat Provinsi Pembumian Pancasila

photo author
Dede Farhan Kamil, Media Priangan
- Sabtu, 28 Januari 2023 | 17:48 WIB
Gubernur Jawa Barat, H Ridwan Kamil menghadiri pembukaan Senam Sehat dan Gerak Jalan Jabar Bangkit dalam rangkaian Peringatan HUT  ke-50 PDI Perjuangan di halaman depan Gedung Sate, Kota Bandung. (Biro Adpim Jabar)
Gubernur Jawa Barat, H Ridwan Kamil menghadiri pembukaan Senam Sehat dan Gerak Jalan Jabar Bangkit dalam rangkaian Peringatan HUT ke-50 PDI Perjuangan di halaman depan Gedung Sate, Kota Bandung. (Biro Adpim Jabar)

Mediapriangan.com-Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, Provinsi telah mampu menghadirkan kurikulum anti radikalisme dan anti terorisme di SMA dan SMK. Sehingga Jabar layak disebut sebagai provinsi Pembumian Pancasila

Ditegaskan, tahun 2022 Jabar merupakan satu-satunya provinsi yang menghadirkan kurikulum anti radikalisme dan anti terorisme di SMA/SMK. 

Tujuannya, jelas pria yang akrab dipanggil Kang Emil ini, adalah untuk membentengi generasi-generasi Jabar dari hal-hal yang menjauhkan dari Pancasila. 

Baca Juga: Pesantren Al Quran Cijantung Gelar Milad ke-88, Bupati Ciamis Sampaikan Jejak dan Inspirasi KH Muhammad Siradj

Hal itu diutarakan Kang Emil, saat menghadiri pembukaan Senam Sehat dan Gerak Jalan Jabar Bangkit dalam rangka Peringatan HUT ke-50 PDI Perjuangan di halaman depan Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu, 28 Januari 2023. 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki dan anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan TB. Hasanuddin. 

"Jabar juga memiliki program revolusi mental yang diimplementasikan lewat Jabar Masagi, sebuah model pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dan paripurna," sambung Kang Emil. 

Baca Juga: Jadwal Film Bioskop di Bogor Hari ini, Sabtu 28 Januari 2023, Banyak Film Terbaru Sedang Tayang, Cek!

Program tersebut kata dia, telah berjalan sukses dan terlihat dari hasil survei mengenai indeks toleransi di Jabar.

"Hasil survei menyebutkan rata-rata di atas 90 persen warga Jabar menyatakan siap untuk berdampingan dengan mereka yang berbeda dalam urusan agama maupun kegiatan keagamaan di lingkungannya," tutur Ridwan Kamil. 

Artinya tambah dia, Jabar secara umum adalah masyarakat yang sangat Pancasilais dan toleran terhadap keberagaman.

Baca Juga: TV Milik Andre Taulany Buka Lowongan Kerja, Ini Posisi dan Persyaratannya

Kang Emil juga melaporkan, bahwa Jabar termasuk provinsi yang terbanyak memiliki Warisan Budaya Tak Benda  (WBTB) dengan jumlah 110 ekspresi budaya yang diakui sebagai WBTB nasional. 

Dalam konteks pembangunan, sebut dia, sampai akhir Desember 2022, Jabar menerima 480 penghargaan, di antaranya perencanaan pembangunan ranking satu dari Bappenas, kinerja PNS terbaik, keterbukaan pers serta keterbukaan informasi pembangunan. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dede Farhan Kamil

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X