Namun ia mengingatkan, Gen Z tetap harus beradaptasi dengan kebutuhan industri. “Jadi bukannya pekerjaan yang menyesuaikan karakternya Gen Z. Tapi seharusnya Gen Z ini menyesuaikan keperluan karakter yang ada di perusahaan. Jangan dibalik," tegasnya.
Gaji Rp3-5 Juta, Plus Insentif
Dari sisi penghasilan, host live streaming ditawarkan gaji Rp3–5 juta per bulan. Beberapa perusahaan bahkan memberikan insentif berbasis performa penjualan sehingga penghasilan bisa lebih tinggi.
"Lowongan pekerjaan host live streaming DKI di rentang Rp 3 sampai 5 juta, sebarannya di mana-mana saja," kata Surya.
Bagi generasi muda yang terbiasa tampil di media sosial dan percaya diri berbicara di depan kamera, profesi ini bisa menjadi alternatif karier yang menjanjikan.
Sales dan Marketing Masih Teratas
Meski host live streaming sedang naik daun, data Kemnaker menunjukkan posisi sales dan marketing tetap menjadi yang paling dibutuhkan dengan 72.511 lowongan pada 2025.
Disusul operator produksi di posisi kedua (38.565 lowongan), staf finance dan accounting (26.526 lowongan), staf administrasi (25.962 lowongan), operator mesin jahit (24.838 lowongan), dan store crew di urutan keenam (12.463 lowongan).
Surya menegaskan, tingginya permintaan ini menunjukkan sektor perdagangan dan distribusi masih menjadi tulang punggung perekonomian nasional.***
Artikel Terkait
Strategi Jitu Bangun Personal Branding di Media Sosial, Bukan Sekadar Pamer, tapi Kunci Tingkatkan Citra dan Bisnis
Strategi Bisnis 2025, Ketidakpastian Ekonomi Menuntut Transparansi dan Adaptasi Agar Perusahaan Tetap Bertahan
Milenial Makin Melek Finansial, Krisis 2008 Jadi Pemicu Kesadaran Menabung dan Siapkan Dana Darurat
JP Morgan Ramal IHSG Menguat di Semester II 2025, Sektor Konsumer dan Properti Diprediksi Jadi Primadona
Indosat IM3 Hadirkan 5G Super Kencang dan Proteksi SATSPAM di Festival Musik, Puluhan Ribu Pengunjung Puas
4 Cara Bikin Bisnis Tahan Gempuran Ekonomi Digital, Nithya Rajendran: Kuncinya Data dan Berani Bereksperimen