Namun, peringatan ini sebenarnya telah dimulai sejak tahun 1991, diinisiasi oleh International Diabetes Foundation bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Menurut National Today, Hari Diabetes Sedunia pertama kali diusung oleh International Diabetes Foundation (IDF) dan World Health Organization (WHO) pada tahun 1991.
IDF sendiri merupakan yayasan kesehatan yang berbasis di Amsterdam, Belanda, dengan tujuan utama meningkatkan kesadaran global tentang ancaman dan bahaya diabetes.
Pemilihan tanggal 14 November sebagai Hari Diabetes Sedunia tidaklah kebetulan. Tanggal ini dipilih sebagai penghormatan terhadap Sir Frederick Banting, penemu insulin bersama Charles Best pada tahun 1922.
Inisiasi ini dilakukan untuk mengingatkan pentingnya penemuan tersebut dalam merawat penderita diabetes.
Simbol Hari Diabetes Sedunia yang paling dikenal adalah lingkaran biru, diluncurkan pada tahun 2007 setelah diakui oleh PBB.
Lingkaran biru bukan hanya simbol kesadaran diabetes tetapi juga melambangkan persatuan global dalam menghadapi peningkatan kasus diabetes di seluruh dunia.
Jadi, Hari Diabetes Sedunia bukan hanya tentang memperingati sejarah, tetapi juga sebagai panggilan tindakan global untuk mengatasi masalah diabetes yang semakin meningkat di seluruh dunia.***