Pentingnya pengakuan terhadap kebahagiaan dalam kebijakan publik ditegaskan, dengan menekankan perlunya pendekatan ekonomi yang lebih inklusif, adil, dan seimbang untuk mendorong pembangunan berkelanjutan serta kebahagiaan dan kesejahteraan bagi semua.
Resolusi ini muncul dari inisiatif Bhutan, yang telah lama mengakui nilai kebahagiaan nasional di atas pendapatan nasional, dan terkenal karena memperkenalkan konsep Kebahagiaan Nasional Bruto yang melampaui pendapatan nasional.
Bhutan juga menjadi tuan rumah Pertemuan Tingkat Tinggi PBB tentang "Kebahagiaan dan Kesejahteraan: Membentuk Paradigma Ekonomi Baru" pada Sidang Umum PBB ke-66.***