internasional

Sejarah Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Tidak Hanya Soroti Plastik, Berikut Tema Peringatan Mulai Tahun 1973 Hingga 2024

Senin, 3 Juni 2024 | 17:34 WIB
Ilustrasi sejarah 52 tahun peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dengan tema yang diangkat mulai Tahun 1973 hingga 2024. (Laman World Environment Day Global)

2013 : Mongolia | Tema: Think.Eat.Save. Reduce Your Foodprint atau Pikirkan.Makan.Simpan. Kurangi Jejak Makanan Anda

2014 : Barbados | Tema: Raise Your Voice, Not the Sea Level atau Tinggikan Suara Anda, Bukan Permukaan Laut

2015 : Italia | Tema: Seven Billion Dreams. One Planet. Consume with Care atau Tujuh Miliar Mimpi. Satu Planet. Konsumsi dengan Hati-hati

Baca Juga: Kalender Islam Bulan Juni 2024, Ini Jadwal Puasa Sunnah Tarwiyah, Arafah, dan Ayyamul Bidh Zulhijah 1445 Hijriah

2016 : Angola | Tema: Zero Tolerance for the Illegal Wildlife Trade atau Nol Toleransi untuk Perdagangan Satwa Liar Ilegal

2017 : Kanada | Tema: Connecting People to Nature – in the city and on the land, from the poles to the equator atau Menghubungkan Orang ke Alam – di kota dan di darat, dari kutub ke ekuator

2018 : India | Tema: Beat Plastic Pollution atau Mengatasi Polusi Plastik

2019 : Republik Rakyat Cina | Tema: Beat Air Pollution atau Mengatasi Polusi Udara

2020 : Kolombia | Tema: Time for Nature atau Waktunya untuk Alam

Baca Juga: Jadwal Libur Panjang Juni 2024, Empat Tanggal Merah Berurutan dengan Libur Nasional dan Cuti Bersama Idul Adha, Cek!

2021 : Pakistan | Tema: Ecosystem Restoration atau Pemulihan Ekosistem

2022 : Swedia | Tema: Only One Earth atau Hanya Satu Bumi

2023 : Pantai Gading | Tema: Solutions to Plastic Pollution atau Solusi untuk Polusi Plastik

2024 : Arab Saudi | Tema Land Restoration, Desertification and Drought atau Restorasi Lahan, Penggurunan, dan Ketahanan terhadap Kekeringan

Demikian 52 tahun peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, tema-tema yang diangkat mencerminkan tantangan lingkungan global yang semakin mendesak. Semoga kesadaran dan aksi nyata terus tumbuh untuk menjaga warisan alam demi masa depan yang berkelanjutan.***

Halaman:

Tags

Terkini