Menurut National Institute of Mental Health (NIMH), berikut beberapa hal penting tentang bunuh diri:
Apa itu bunuh diri? Bunuh diri adalah tindakan menyakiti diri sendiri dengan tujuan untuk mengakhiri hidup, yang berakibat fatal.
Percobaan bunuh diri terjadi ketika seseorang mencoba mengakhiri hidupnya tetapi tidak berhasil. Istilah seperti "bunuh diri berhasil" atau "bunuh diri gagal" sebaiknya dihindari karena dapat mengandung konotasi negatif.
Siapa yang berisiko bunuh diri? Faktor risiko utama termasuk gangguan mental, riwayat bunuh diri dalam keluarga, dan paparan terhadap perilaku bunuh diri di lingkungan sekitar.
Meskipun tidak semua orang dengan faktor risiko akan mencoba bunuh diri, mereka yang menunjukkan tanda-tanda peringatan mungkin memerlukan perhatian segera.
Apa saja tanda-tanda peringatan bunuh diri? Tanda-tanda peringatan bunuh diri meliputi:
- Perubahan suasana hati yang ekstrem, seperti perubahan mendadak dari sangat sedih menjadi sangat tenang atau bahagia.
- Perencanaan atau pencarian metode bunuh diri, seperti mencari informasi daring atau menimbun pil.
- Pembicaraan tentang perasaan bersalah atau malu yang mendalam.
- Ekspresi kemarahan atau keinginan untuk membalas dendam.
Bagaimana perawatan dan terapi untuk pencegahan bunuh diri? Beberapa pendekatan terapi yang efektif termasuk:
1. Terapi Perilaku Kognitif (CBT): Membantu individu mengenali pola pikir negatif dan mempertimbangkan tindakan alternatif saat mengalami pikiran bunuh diri.