Mediapriangan.com - Kebakaran besar yang melanda Los Angeles sejak Selasa, 7 Januari 2025, kini telah memasuki minggu kedua, namun penyebab pasti dari bencana ini masih menjadi misteri.
Kebakaran Los Angeles yang bermula di Pacific Palisades ini terus meluas akibat angin kencang Santa Ana, menghancurkan lebih dari seribu rumah dan tempat usaha dalam waktu singkat.
Api dilaporkan menyebar dengan sangat cepat, mencapai area seluas 16 ribu hektar hanya dalam sehari. Hingga kini, kebakaran tersebut telah merenggut 15 nyawa.
Di tengah perjuangan untuk memadamkan api dan memulihkan kota, sejumlah teori mengenai penyebab kebakaran ini telah mencuat ke publik melalui laporan media besar Amerika.
1. Petir
Menurut Associated Press, petir sering kali menjadi penyebab utama kebakaran hutan di Amerika Serikat.
Namun, untuk kebakaran di Los Angeles kali ini, kemungkinan tersebut telah dieliminasi karena tidak ada aktivitas petir yang terdeteksi di sekitar area Pacific Palisades pada hari kejadian.
Baca Juga: Rumah Selamat dari Kebakaran di Los Angeles Kini Terancam Longsor, Bangunan Sampai Terbelah Dua
2. Pembukaan Jalur Utilitas
Teori lain yang muncul adalah kemungkinan kebakaran dipicu oleh pembukaan jalur utilitas untuk layanan publik seperti listrik, gas, dan air.
Mantan kepala batalion Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles mengungkapkan bahwa kebakaran di medan terjal yang sulit diakses sering kali terkait dengan aktivitas ini.
Menurut laporan NBC News, titik awal kebakaran di Palisades diduga berada di puncak bukit yang ditumbuhi semak, tepat setelah pukul 10:30 malam pada 7 Januari 2025.
3. Sisa Api dari Perayaan Tahun Baru
Sebuah analisis oleh The Washington Post menunjukkan kemungkinan kebakaran disebabkan oleh api yang belum sepenuhnya padam setelah perayaan malam tahun baru.
Dengan memanfaatkan citra satelit, video, dan wawancara saksi, mereka menemukan bahwa kebakaran baru terjadi di area yang sama dengan kebakaran lama, yang diduga berasal dari perayaan tahun baru.