internasional

‘Hormat ala Nazi’ oleh Elon Musk, Apakah Ini Tanda Kebangkitan Kelompok Buruh yang Pernah Dibangun oleh Adolf Hitler?

Selasa, 21 Januari 2025 | 22:26 WIB
Potret hormat Nazi yang ditunjukkan Elon Musk (kiri) di pelantikan Presiden AS Donald Trump, menjadi tanda kebangkitan kelompok buruh Jerman yang dibangun Adolf Hitler (kanan). (X.com/@elonmusk - YouTube.com/@BritishPatche)

Dalam setiap pidatonya, Hitler selalu mencela Perjanjian Versailles dan mengeluarkan kata-kata antisemitisme, ungkapan yang cenderung menyalahkan Yahudi atas masalah-masalah politik di Jerman.

Pada tahun 1920, nama Partai Buruh itu diubah oleh Hitler menjadi Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei (NSDAP) atau Partai Buruh Nasional-Sosialis Jerman (NAZI).

Baca Juga: Edgar McGregor, Pahlawan 24 Tahun di Kebakaran Los Angeles yang Menyelamatkan Nyawa Lewat Postingannya di Facebook

Partai Nazi Berhasil Rebut Kursi di Parlemen Jerman

Pada Pemilu Jerman 1932, Partai Nazi yang diusung Hitler berhasil merebut 230 dari 608 kursi di Parlemen Jerman.

Kemudian pada tahun 1933, Hitler diangkat menjadi pemimpin di Jerman dengan masa pemerintahan periode 1933-1945, sebuah periode yang dikenal sebagai Nazi Jerman atau Reich III.

Pada masa kekuasaan Hitler itu, Nazi menjadi partai tunggal di Jerman menerapkan berbagai kebijakan yang kontroversial bagi negara-negara lain di Eropa.

Baca Juga: Warga Altadena Ajukan Gugatan Terhadap SoCal Edison, Dituduh Sebagai Penyebab Utama Kebakaran Hebat di Los Angeles

Hitler bersama Nazi meyakini bahwa bangsa Jerman adalah ras unggul, sedangkan kaum Yahudi, sebagai penderita cacat mental dan fisik

Adapun bangsa komunis yang dinilai sebagai ras inferior yang harus dimusnahkan.

Pada kebijakan luar negerinya, Hitler menarik negaranya dari Liga Bangsa-Bangsa serta membatalkan Perjanjian Versailles pada 1935.

Selama enam tahun pertama pemerintahannya, kebijakan luar negeri Partai Nazi akhirnya memicu terjadinya Perang Dunia II.

Kampanye anti-Yahudi yang semakin ganas diutarakan Hitler ke warga Jerman juga memicu peristiwa Holocaust, genosida atau pembunuhan massal terhadap sekitar enam juga kaum Yahudi di Eropa selama Perang Dunia II.***

Halaman:

Tags

Terkini