Dengan demikian, karya-karya tersebut dapat menjadi sarana melestarikan dan memperkaya bahasa pribumi.
Tema Hari Buku Sedunia 2023 dan Hak Cipta Sedunia 2023 yang bertajuk "Bahasa Pribumi" bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan bahasa pribumi.
Selain itu, perlunya akses yang lebih besar terhadap informasi, pengetahuan, dan budaya yang terkandung dalam bahasa pribumi tersebut.
Tema ini juga mendorong para penulis dan penerbit untuk menciptakan karya-karya sastra yang menggunakan bahasa pribumi sebagai sarana melestarikan dan memperkaya bahasa pribumi.
Tujuan Hari Buku Sedunia 2023
Peringatan Hari Buku Sedunia juga bertujuan untuk menggalakkan minat membaca pada masyarakat, terutama generasi muda, agar mereka dapat mengembangkan kebiasaan membaca sejak dini.
Selain itu, peringatan Hari Buku Sedunia juga memiliki tujuan untuk meningkatkan literasi global. Masalah literasi global masih menjadi tantangan besar di seluruh dunia.
Menurut data UNESCO, terdapat sekitar 773 juta orang dewasa yang tidak memiliki keterampilan membaca dan menulis yang memadai.
Oleh karena itu, melalui peringatan Hari Buku Sedunia, UNESCO berharap dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi global dan memberikan dukungan pada upaya-upaya yang bertujuan untuk meningkatkan literasi di seluruh dunia.
Selain itu, peringatan Hari Buku Sedunia juga merupakan kesempatan untuk mempromosikan keanekaragaman budaya melalui literatur.
Buku-buku yang berasal dari berbagai negara dan budaya dapat membuka wawasan dan memperkaya pengalaman membaca seseorang.