Pada tahun 1982, Komite Tari Institut Teater Internasional menetapkan 29 April sebagai Hari Tari Sedunia untuk memperingati hari lahir Jean Georges Noverre.
Jean Georges Noverre seorang pencipta balet modern terkenal yang hidup pada abad ke-18.
Hari Tari Sedunia bertujuan untuk mempromosikan tarian di seluruh dunia dan meningkatkan kesadaran akan nilai seni tari.
Hal ini juga memberi kesempatan bagi para pelaku tari untuk mempromosikan karya mereka secara luas di seluruh dunia.
Diharapkan bahwa pemerintah dan pemimpin di seluruh dunia akan semakin menyadari nilai penting tarian dalam semua bentuknya dan mendukungnya.
Institusi ITI didirikan pada tahun 1948 oleh Direktur Jenderal UNESCO yang pertama, Sir Julian Huxley, dan penulis drama serta novelis JB Priestly, tepat setelah Perang Dunia II.
Kini, ITI telah berkembang menjadi organisasi seni pertunjukkan terbesar di dunia.
Melalui peringatan Hari Tari Sedunia, kita dapat menyemarakkan keanekaragaman seni tari yang ada di seluruh dunia dan mengapresiasi keindahan serta keunikan setiap bentuk tarian.***