Namun, perubahan arah angin secara tiba-tiba membuat para petugas terjebak dan tertelan api, menyebabkan lima petugas pemadam kebakaran tersebut tewas.
Peristiwa ini mengguncang dunia dan memicu terjadinya Hari Pemadam Kebakaran Internasional sebagai bentuk penghormatan kepada para petugas pemadam kebakaran tersebut.
Maka peringatan Hari Pemadam Kebakaran Internasional dimaksudkan untuk mengenang para petugas pemadam kebakaran masa lalu yang telah meninggal dunia saat melayani masyarakat.
Asal Usul Penetapan Tanggal 4 Mei
Sejarah Hari Pemadam Kebakaran Internasional bermula dari kaitannya dengan hari raya St. Florian, yang dipercayai sebagai pelindung para petugas pemadam kebakaran.
Hari tersebut dirayakan setiap tanggal 4 Mei sebagai bentuk penghormatan kepada St. Florian dan para petugas pemadam kebakaran di seluruh dunia.
St. Florian sendiri adalah komandan pertama dari satu regu pemadam kebakaran di Kekaisaran Romawi.
Dia dan rekan-rekannya kehilangan nyawa mereka saat melindungi ide-ide manusiawi yang sama, yang dijunjung tinggi oleh petugas pemadam kebakaran di seluruh dunia.
Hingga saat ini, petugas pemadam kebakaran di sebagian besar negara Eropa merayakan hari mereka pada tanggal 4 Mei sebagai 'Hari Pemadam Kebakaran' serta Hari St. Florian.
Perayaan Hari Pemadam Kebakaran setiap tanggal 4 Mei, telah menjadi tradisi selama lebih dari 150 tahun di Eropa.
Oleh karena itu, setiap tanggal 4 Mei sebagai Hari Pemadam Kebakaran Internasional atau International Firefighters Day, tidak hanya sekadar perayaan saja.
Tetapi juga menjadi momen penting untuk menghormati dan mengenang jasa-jasa para petugas pemadam kebakaran di seluruh dunia.***