Sejak saat itu, semakin banyak negara di seluruh dunia mulai memperingati hari Lupus, tujuannya agar seluruh dunia memberikan perhatian akan dampak dari lupus.
Lupus merupakan penyakit autoimun sistemik yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan dan organ sendiri.
Akibatnya, peradangan yang disebabkan kondisi autoimun lupus dapat mengakibatkan gangguan berbagai sistem tubuh termasuk persendian, kulit, ginjal, sel darah, otak, jantung, hingga paru-paru.
Sampai saat ini, penyakit lupus sulit didiagnosa karena tanda dan gejalanya yang sering sama dengan penyakit lain.
Tanda lupus yang paling khas adalah ruam wajah yang menyerupai sayap kupu-kupu yang membentang di kedua pipi, meski tidak ada pada penderita lupus.
Demikianlah informasi singkat sejarah peringatan Hari Lupus Sedunia yang dirayakan tanggal 10 Mei setiap tahunya. Semoga bermanfaat!***