Mediapriangan.com - Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan dua kasus yang melibatkan dukungan masyarakat, yang satu melibatkan Agus Salim, korban penyiraman air keras, dan satu lagi mengenai Sunhaji, penjual es teh bakul yang diolok Gus Miftah.
Kedua kejadian yang menimpa Agus Salim dan Sunhaji, penjual es teh bakul, telah mencuri perhatian netizen di media sosial, yang mengundang simpati dan dukungan dari berbagai kalangan.
Kasus pertama dimulai dengan insiden yang terjadi pada November 2024, ketika Gus Miftah, dalam acara pengajian 'Magelang Bersholawat', mengolok seorang penjual es teh bakul bernama Sunhaji.
Pernyataan Gus Miftah yang dianggap kasar itu memicu kemarahan masyarakat. "Es teh kamu masih banyak tidak? Sana dijual, goblok. Jual dahulu, nanti kalau masih belum laku, sudah takdir," ujar Gus Miftah kepada Sunhaji dalam video yang viral.
Tindakan ini segera mendapat respons dari berbagai pihak, termasuk Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, yang mengirimkan teguran keras kepada Gus Miftah dan menyarankan agar ia meminta maaf kepada Sunhaji.
Sebagai respons, sejumlah tokoh publik menunjukkan solidaritas mereka kepada Sunhaji, salah satunya influencer Willie Salim yang memberikan donasi sebesar Rp100 juta kepada penjual es teh tersebut.
Donasi ini disertai dengan ungkapan penghargaan terhadap Sunhaji sebagai sosok pekerja keras yang berhak mendapatkan dukungan.
Namun, donasi ini juga menyoroti fenomena lain yang baru-baru ini menjadi perbincangan, yaitu kasus Agus Salim, korban penyiraman air keras yang diduga dilakukan oleh bawahannya pada 1 September 2024.
Masyarakat yang bersimpati terhadap Agus juga menggalang dana untuk membantu biaya pengobatannya.
Namun, penggalangan dana untuk Agus Salim memunculkan masalah baru. Influencer Novi yang memimpin penggalangan dana hingga mengumpulkan Rp1,5 miliar, akhirnya terlibat dalam konflik dengan pihak Agus Salim.
Novi mencurigai adanya penyalahgunaan dana untuk kepentingan pribadi, yang kemudian memicu laporan hukum antara pihak Agus dan Novi.
Artikel Terkait
Bareskrim Ungkap Fredy Pratama Masih Aktif Kirim Narkoba, Begini Detail Jaringan Internasional yang Dikelolanya
Presiden Prabowo Tetapkan Kenaikan UMN 2025 Sebesar 6,5 persen, Fokus pada Kesejahteraan Buruh dan Daya Saing Usaha
Prabowo Subianto, Indonesia Dihormati Dunia Berkat Kerja Keras Pemerintah Menjaga Stabilitas Ekonomi
Menaker Yassierli Jelaskan Alasan di Balik Kenaikan UMP 2025, Hasil Kajian untuk Meningkatkan Daya Beli Pekerja
Langkah Baru Komdigi Demi Persempit Gerak Judi Online, Sebar SMS hingga Blokir Transfer Pulsa yang Terindikasi Judol
Gus Miftah Sebut 'Goblok' ke Penjual Es Teh Bakul, Ini 4 Fakta Kontroversi yang Bikin Heboh hingga Permintaan Maaf