“Keahlian membuat konten, bisa jadi salah satu solusi untuk mewujudkan kemandirian ekonomi,” tandasnya.
Cara Bikin Konten yang Mendatangkan Traffic
GM Media Network Promedia, Agil Hari Santoso mengajak mahasiswa UIN Raden Fatah untuk mengetahui lebih jauh tentang metode agar situs dan konten dapat dengan mudah ditemukan oleh mesin pencari, yang disebut Search Engine Optimization (SEO).
"Bayangkan kamu mendirikan website baru di tengah miliaran website lain di internet, bagaimana caranya agar orang lain bisa mengunjungi website kamu?" sebut Agil.
Terkait hal itu, Agil pun menuturkan tentang cara agar konten memberikan kesan yang baik terhadap pembacanya.
GM Media Network Promedia itu pun menyebut perbedaan antara SEO friendly content dengan human friendly content.
"Ada yang disebut SEO friendly content, sebuah konten yang ditulis dengan kaidah-kaidah SEO dan mengandung keyword (kata kunci) yang sudah direncanakan tapi isinya belum tentu berkualitas," terang Agil.
"Sementara human friendly content itu merupakan konten yang ditulis dengan memprioritaskan kualitas dan pengalaman pembaca," bebernya.
Agil pun menerangkan tentang konten berbasis SEO yang terdiri dari evergreen content dan trending content.
"Evergreen content itu merupakan konten yang sepanjang masa bisa mendatangkan traffic (pembaca), relevansinya tidak cepat hilang seiring berjalannya waktu, dan pencariannya sedikit," jelasnya.
Kemudian, Agil menuturkan tentang trending content yang memiliki tingkat pencarian di mesin pencari sangat tinggi.
"Ada juga yang disebut trending content yang merupakan konten yang sedang viral dan memiliki volume pencarian sangat tinggi. Tapi begitu isunya selesai pencarian akan semakin kecil," tandasnya.***
Artikel Terkait
Kasus Ejekan Gus Miftah ke Penjual Es Teh, Boy Candra Soroti Permintaan Maaf yang Tak Sepenuhnya Hilangkan Luka
Prabowo Ingin Hemat Rp15 Triliun dari Dana Perjalanan Dinas Luar Negeri, Para Menteri Malah Ajukan Tambahan Anggaran
Super Maximum Security, Jeruji Khusus Bandar Narkoba, Langkah Tegas Pemerintah bersama Polri
Gus Miftah Mundur dari Jabatan Utusan Khusus Presiden, Kontroversi Ejekan ke Pedagang Es Teh dan Polemik Gelar 'Gus'
Intip Fenomena Dukungan Masyarakat ke Agus Salim dan Penjual Es Teh yang Diolok Gus Miftah yang Viral di Medsos
Kebijakan PPN 12 Persen Hanya Berlaku untuk Barang Mewah, Prabowo Tegaskan Komitmen Lindungi Rakyat Kecil