Rekor Sejak 57 Tahun! Cadangan Beras Bulog Tembus 3,6 Juta Ton per Mei 2025, Stok Aman Jelang Lebaran

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 11 Mei 2025 | 19:51 WIB
Stok cadangan beras Bulog mencapai 3,6 juta ton hingga awal Mei 2025.  (Freepik/Freepik)
Stok cadangan beras Bulog mencapai 3,6 juta ton hingga awal Mei 2025. (Freepik/Freepik)

Mediapriangan.com - Perum Bulog telah melaporkan serapan beras yang mencapai 2.000.524 ton hingga awal Mei 2025.

Dengan jumlah tersebut, total stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang Bulog kini mencapai 3,6 juta ton.

Bahkan, angka tersebut disebut merupakan capaian tertinggi sejak Bulog berdiri 57 tahun lalu.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 11 Mei 2025, Antam dan Galeri24 Kompak Naik, UBS Masih Betah di Harga Lama!

Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto, menyebut pencapaian ini sebagai tonggak sejarah yang akan memperkuat dukungan Bulog terhadap berbagai program pangan pemerintah.

"Bulog berkomitmen melanjutkan penyerapan hasil panen petani secara optimal," kata Prihasto Sabtu 10 Mei 2025.

"Langkah ini tidak hanya menjaga stabilitas pasokan beras nasional, tetapi juga bertujuan melindungi harga gabah agar tetap menguntungkan bagi petani," imbuhnya.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Sindir Bobotoh Tak Diizinkan Istri Rayakan Persib Juara, Tatapan Itu Memang Lebih Menakutkan dari Apapun

Prihasto juga menyampaikan, penyerapan dilakukan melalui berbagai jalur, mulai dari petani individu, kelompok tani, hingga gabungan kelompok tani.

Selain itu, Bulog menggandeng penggilingan padi di seluruh Indonesia, baik skala kecil maupun besar, untuk memastikan ketersediaan beras tetap terjaga.

"Perum Bulog terus melakukan penyerapan gabah kering panen melalui petani langsung, kelompok tani dan gabungan kelompok tani," kata Prihasto.

Baca Juga: Ritual Rukiah Berujung Teror Mematikan, Intip Sinopsis Godaan Setan yang Terkutuk, Film Horor Rilis 15 Mei 2025!

"Bulog juga melakukan penyerapan beras bekerjasama dengan para penggilingan padi di seluruh Indonesia mulai dari skala penggilingan kecil hingga besar," tutupnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X