Karier birokrasi Bimo terentang luas. Ia pernah menjabat sebagai Asisten Deputi Investasi Strategis di Kemenko Maritim dan Investasi (2020–2024).
Selanjutnya, ia dipercaya menjadi Sekretaris Deputi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sejak Desember 2024, khususnya di bidang Kerja Sama Ekonomi dan Investasi.
Selain di pemerintahan, ia juga pernah menjabat sebagai Komisaris Independen di PT Phapros, anak usaha Kimia Farma, sejak 2022.
Dengan latar belakang pendidikan yang kuat dan pengalaman profesional di berbagai instansi strategis, Bimo dinilai layak untuk mengemban posisi penting sebagai Dirjen Pajak.
Dirjen Pajak merupakan salah satu posisi krusial dalam menjaga penerimaan negara dan reformasi perpajakan ke depan.
Publik kini menanti gebrakan Bimo Wijayanto dalam memimpin DJP dan menyukseskan program reformasi fiskal di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.***
Artikel Terkait
Kondisi Asuransi Umum di Indonesia Kian Terpuruk, Rugi Triliunan karena Dampak Bencana dan Tekanan Global
Heboh Grup Fantasi Sedarah di Facebook, Komdigi Minta Meta Hapus 30 Konten Serupa dan Perkuat Perlindungan Anak
IFG dan Jasindo Perluas Asuransi Pertanian, Lindungi Petani demi Swasembada Pangan dan Ketahanan Nasional
Makna Tersembunyi di Balik Tema Harkitnas 2025, Ternyata Jadi Pondasi Menuju Indonesia Emas di Tahun 2045!
Viral Pemblokiran Rekening Bikin Geger Warganet, PPATK Beberkan Fakta Mengejutkan Soal Jual Beli Rekening
Ramai Rekening Terblokir karena Judol, PPATK Ungkap 2 Cara Resmi agar Dana Bisa Diakses Kembali oleh Pemilik