Delapan Syarikah resmi yang bertugas melayani jemaah Indonesia tahun ini antara lain: Al Bait Guests, Rakeen Mashariq, Sana Mashariq, Rehlat & Manafea, Al Rifadah, Rawaf Mina, MCDC, dan Rifad.
Setiap Syarikah bertanggung jawab terhadap ribuan jemaah, dengan jumlah pelayanan bervariasi dari 11 ribu hingga 36 ribu orang.
Bagi jemaah yang belum menerima kartu Nusuk, PPIH Arab Saudi mengimbau agar segera melapor kepada ketua kloter atau ketua rombongan untuk ditindaklanjuti oleh tim di Daerah Kerja (Daker) Makkah dan dikoordinasikan ke pihak Syarikah.
Dengan regulasi yang semakin ketat dari Pemerintah Arab Saudi, kepemilikan kartu Nusuk kini menjadi syarat mutlak agar seluruh proses ibadah haji dapat berjalan lancar, aman, dan sesuai prosedur.***
Artikel Terkait
Terungkap! Ini Alasan Arab Saudi Lebih Waspada Terhadap Jemaah Haji Indonesia Menurut Kemenag dan DPR RI
Presiden Prabowo Ingin Bangun Kampung Haji di Arab Saudi, DPR RI Setuju dan Yakin Bisa Tekan Biaya Akomodasi Jemaah
DPR Usulkan Durasi Haji Dikurangi Jadi 30 Hari, Solusi Tekan Biaya dan Atasi Masalah Slot Penerbangan Jemaah
323 Kloter Telah Tiba di Arab Saudi, Kedatangan Jemaah Calon Haji Indonesia Masih Berlangsung hingga 31 Mei 2025
31 Jemaah Calon Haji Indonesia Wafat di Arab Saudi, Kemenag Pastikan Badal Haji dan Asuransi Tetap Terpenuhi
Wafat Saat Menunaikan Ibadah Haji? Ini Janji Pemerintah untuk Fasilitasi Badal Haji Jemaah Indonesia di Arab Saudi