Ia pun menekankan bahwa Presiden hanya ingin menyampaikan pesan penting agar bangsa Indonesia tetap waspada dan tidak mengorbankan kepentingan nasional demi pengaruh asing.
"Beliau tidak sedang mengajak kita untuk membenci asing, beliau juga menekankan bahwa jangan gadaikan kepentingan nasional," tuturnya.
Hasan menyebut bahwa Presiden memiliki data mengenai sejumlah kelompok yang terindikasi memecah belah bangsa melalui kegiatan-kegiatan LSM tertentu. Hal inilah yang menjadi sorotan utama dalam pidato tersebut.
Pidato itu, kata Hasan, adalah peringatan agar masyarakat tetap mengutamakan persatuan dan kedaulatan nasional di tengah arus pengaruh global.***
Artikel Terkait
Mentan Andi Amran Curiga Stok Beras di Gudang Cipinang Melimpah tapi Harga Malah Naik, Ada Mafia?
Waspada! Ini 4 Ciri Kambing yang Tidak Sah Jadi Kurban Idul Adha 2025, Jangan Sampai Salah Pilih Hewan
827 Siswa Jakarta Akhirnya Terima Ijazah Usai Bertahun-tahun Tertahan, Pramono Anung, Bukan Karena Tak Mau Ambil!
Wali Kota Viman Resmikan Pemanfaatan Hasil Pembangunan 2024, Puskesmas Bungursari Jadi Simbol Kemajuan Kesehatan
Dedi Mulyadi Resmi Ubah Jam Masuk Sekolah Jadi 06.30 WIB, Berlaku Mulai Tahun Ajaran Baru di Seluruh Jabar
Harga Kambing Kurban Idul Adha 2025, Mulai Rp2 Juta hingga Rp6 Juta, Cek Perbandingan Antar Wilayah dan Rilis Baznas