“Justru yang kita khawatir jika (penulisan) sejarah ditulis oleh para aktivis yang punya perspektifnya masing-masing,” ujar Fadli.
Ia pun mengingatkan bahwa sejarah yang ditulis resmi oleh negara harus bersifat netral dan mengedepankan semangat kebangsaan, bukan narasi partisan.
“Sejarah tidak bisa ditulis oleh politikus, apalagi yang resmi,” lanjut politisi Partai Gerindra itu.
Namun demikian, Fadli tidak membatasi ruang masyarakat untuk mencatat atau menceritakan pengalaman sejarah secara mandiri.
Fadli mempersilakan jika individu atau komunitas ingin menulis versinya masing-masing.
“Tapi kalau orang mau menulis sejarahnya sendiri-sendiri juga bebas,” tuturnya.
Lebih jauh, Fadli menekankan pentingnya menjaga semangat persatuan dalam setiap narasi sejarah yang disusun.
Baginya, sejarah harus berperan sebagai perekat bangsa, bukan pemicu perpecahan.
“Tentu tone-nya itu adalah dalam sejarah untuk mempersatukan kebenaran bangsa,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Yeom Hye Seon Torehkan Sejarah! Lewati 16.000 Set di Liga Voli Korea, Bareng Megawati, Red Sparks Siap Gas di Playoff!
Red Sparks di Ambang Sejarah! Megawati dan Red Forces Hanya Selangkah Lagi Menuju Final Liga Voli Korea 2024-2025
Resmi Dilantik, Pengurus KONI Kota Tasikmalaya 2025-2029 Siap Ukir Sejarah Baru, Ini Harapan dari Wali Kota Viman
Kenapa 1 Mei Jadi Hari Libur Nasional? Ini Sejarah Lengkap Hari Buruh di Indonesia yang Jarang Diketahui!
FLPP Melejit 1.100 Persen di Era Prabowo, Kuota Rumah Subsidi Naik Jadi 350 Ribu Unit, Terbesar Sepanjang Sejarah!
Setelah Raih Ligue 1 dan Coupe de France, PSG Hanya Selangkah Lagi Ukir Treble Winner Sejarah di Final Liga Champions
Hari Lahir Pancasila 1 Juni, 9 Tokoh Hebat Perumus Dasar Negara, Nomor 1 Pidatonya Mengubah Arah Sejarah Bangsa!
Sejarah 1 Juni Hari Lahir Pancasila, Ditetapkan Soekarno, Sempat Dilarang Zaman Orde Baru, Kini Jadi Libur Nasional
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2025 Tingkat Kabupaten Ciamis, Bupati Herdiat Tegaskan Pancasila Bukan Sekadar Teks Sejarah
Sejarah Mabit di Muzdalifah dan Maknanya Usai Wukuf, Ini Penjelasan Lengkap Ibadah Wajib Haji 2025