"Menurut saya itu sebuah sunnahtullah saja, pasti akan terjadi, kebetulan event-nya perayaan Hari Lahir Pancasila,” ucap mantan Gubernur Jawa Tengah itu.
Lebih jauh, Ganjar berharap momen-momen kebersamaan seperti itu tidak berhenti pada simbolisme semata. Ia menekankan pentingnya menjadikan momen persatuan antar tokoh sebagai penguat kolaborasi dalam membangun bangsa.
“Kita harapkan tidak cuma sekadar simbol, tapi betul-betul mari kita bersama-sama membangun bangsa,” ucap Ganjar.
“Kita ikuti rel konstitusi, rel regulasi, dan tidak boleh dilupakan, dasar negara,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Ditelepon Langsung PM Kanada, Presiden Prabowo Diundang Hadiri KTT G7 di Kanada, Bukti Indonesia Diakui Dunia
Disambut Teriakan Warga Pulau Gag, Menteri Bahlil Diminta Tak Tutup Tambang Nikel yang Jadi Sumber Nafkah
Polemik Tambang Raja Ampat Makin Panas, Komisi III DPR Desak Aparat Usut Dugaan Pelanggaran Tanpa Pandang Bulu
Belum Waktunya! Komisi III DPR Tolak Legalisasi Kasino, Soroti Kultur Bangsa dan Prioritas Lawan Korupsi
Ketua MUI Temui Menteri Haji Arab Saudi, Ungkap Alasan Visa Furoda Tak Terbit untuk Jemaah Indonesia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia Tegaskan Lokasi Tambang Nikel Raja Ampat Jauh dari Area Wisata Populer