Dituding Telantarkan Jemaah Kloter Kertajati 01 saat Delay 6 Jam, PPIH Tegaskan Pendampingan Tetap Dilakukan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 15 Juni 2025 | 08:52 WIB
Foto ilustrasi time table di bandara - klarifikasi petugas haji mengenai pendampingan pendampingan pada kloter jemaah haji yang terlambat.  (Unsplash/Matthew Smith)
Foto ilustrasi time table di bandara - klarifikasi petugas haji mengenai pendampingan pendampingan pada kloter jemaah haji yang terlambat. (Unsplash/Matthew Smith)

Mediapriangan.com - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja Bandara memberikan klarifikasi atas tudingan yang menyebut mereka menelantarkan jemaah Kloter Kertajati 01 (KJT-01) saat mengalami penundaan penerbangan selama lebih dari enam jam.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul keterlambatan penerbangan Saudia Airlines SV 5296 yang dijadwalkan mengangkut 445 jemaah haji asal Indonesia, 203 laki-laki dan 242 perempuan, pada Kamis, 12 Juni 2025 dari Arab Saudi ke Tanah Air.

Penerbangan yang seharusnya berlangsung pukul 19.15 Waktu Arab Saudi (WAS) mengalami penundaan akibat kendala teknis. Informasi penundaan baru diterima pihak PPIH sekitar pukul 18.45 WAS.

Baca Juga: DPR Ancam Protes Jika Kuota Haji Indonesia Dipotong 50 Persen, Singgung Daftar Tunggu dan Kinerja Kemenag

“Kami langsung bergerak cepat, meminta maskapai untuk memenuhi hak jemaah sesuai kontrak, termasuk pemberian konsumsi selama menunggu penerbangan,” jelas Kepala Daker Bandara, Abdul Basir dalam pernyataan resmi yang dikutip Minggu, 15 Juni 2025.

Pihak maskapai mulai mendistribusikan makanan ringan (snack) pada pukul 20.23 WAS, kemudian dilanjutkan dengan makanan berat (hot meal) pada pukul 21.36 WAS.

Basir menjelaskan bahwa seluruh jemaah sudah berada di dalam gate bandara setelah menyelesaikan proses imigrasi dan keamanan.

Baca Juga: 4 Masalah Utama Versi Kemenag Soal Jemaah Haji RI Tak Kebagian Tenda Saat Wukuf di Arafah, Ini Kronologinya

Gate tersebut merupakan area steril, yang tidak bisa dimasuki oleh petugas PPIH karena regulasi dari otoritas bandara Arab Saudi.

“Meski kami tidak bisa masuk ke area tersebut, kami tetap memantau jalannya layanan melalui petugas Saudi di dalam gate, kami pastikan jemaah tetap terlayani dengan baik dan tidak terlantar,” tegas Basir.

Ia menambahkan bahwa petugas tetap mengawal seluruh proses, mulai dari advokasi terhadap maskapai, pendistribusian konsumsi, hingga memastikan jemaah naik pesawat dengan aman.

Baca Juga: Jemaah Haji Indonesia Jalan Kaki dari Muzdalifah ke Mina, Kemenag Ungkap Kronologi dan Lakukan Koordinasi Darurat

Akhirnya, proses boarding dimulai pada pukul 00.12 WAS, dan pesawat lepas landas pada pukul 01.55 WAS, Jumat dini hari, 13 Juni 2025.

PPIH memastikan bahwa tidak ada satu pun jemaah yang diabaikan selama penundaan, dan semua hak jemaah tetap diperjuangkan sesuai prosedur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X