Mediapriangan.com - Rencana Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia untuk menerapkan skema tanazul bagi jemaah haji Indonesia resmi dibatalkan.
Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan sejumlah faktor teknis dan keselamatan, terutama terkait kondisi lalu lintas peziarah di kawasan Mina.
Tanazul merupakan skema yang memungkinkan jemaah untuk tidak bermalam (mabit) di Mina. Awalnya, kebijakan ini dipertimbangkan guna mengurangi kepadatan yang terjadi saat jemaah melakukan prosesi lempar jumrah.
Namun, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan bahwa kebijakan tersebut akhirnya tidak diberlakukan bagi jemaah haji Indonesia.
“Setelah kami timbang, tanazul ini menjadi isu internasional juga, kan rata-rata negara lain melakukan tanazul,” ujar Nasaruddin Umar di Makkah, dikutip dari laman resmi Kemenag pada Rabu, 4 Juni 2025.
Menurutnya, salah satu pertimbangan utama pembatalan adalah kondisi jalanan di Mina yang belum mengalami perluasan signifikan.
Baca Juga: Nekat Masuk Makkah Lewat Gurun, 1 WNI Tewas dan 2 Lainnya Diselamatkan, Diduga Jemaah Haji Ilegal
Hal ini berpotensi menimbulkan kemacetan parah jika ribuan jemaah Indonesia keluar-masuk area Mina dalam waktu bersamaan.
“Jalan di Mina tidak ada perkembangan perluasan, sehingga nanti akan susah mengatur lalu lintas jemaah yang pulang dan pergi melakukan lempar jumrah,” imbuhnya.
Pemerintah Arab Saudi pun menyampaikan kekhawatiran yang sama. Jika sekitar 37 ribu jemaah haji Indonesia melakukan tanazul secara bersamaan, maka akan timbul kemacetan menuju hotel transit, bahkan bisa memicu kekacauan logistik dan keamanan.
Atas pertimbangan tersebut, seluruh jemaah haji Indonesia diminta untuk tetap mabit di tenda-tenda yang telah disiapkan di Mina.
Kemenag juga memastikan bahwa seluruh kebutuhan jemaah, termasuk konsumsi dan akomodasi, telah disiapkan dengan matang oleh pihak Syarikah yang ditunjuk.
Artikel Terkait
Visa Haji Furoda Belum Terbit Jelang Puncak Haji 2025, AMPHURI Tegaskan Itu Otoritas Penuh Pemerintah Arab Saudi
Kemenag Ingatkan Jemaah Jelang Puncak Haji 2025, Tegaskan Mau ke Toilet Pun, Tas Paspor Jangan Sampai Dilepas!
Cuaca Makin Panas Saat Puncak Haji 2025, Ini 9 Imbauan Penting PPIH untuk Jemaah Indonesia agar Tetap Aman!
Jelang Puncak Haji 6 Juni 2025, Kemenag Tegaskan 200 Ribu Lebih Jemaah Indonesia Sudah Kantongi Kartu Nusuk Resmi
Menuju Wukuf Arafah, Kemenag Soroti Kasur di Tenda Jemaah Haji dan Ingatkan Bahaya Panas 50 Derajat Celcius
Tak Semua Jemaah Haji 2025 Mabit di Muzdalifah dan Mina, Ini Alasan dan Penjelasan Resmi Kemenag soal Hukumnya