Wamenpar Ni Luh Puspa Gaspol Kembangkan 3B, Pariwisata Bali Barat, Utara, dan Banyuwangi Siap Jadi Destinasi Unggulan RI

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 23 Juni 2025 | 13:28 WIB
Wamenpar Ni Luh Puspa (tengah kanan) saat menghadiri FGD pengembangan pariwisata wilayah Banyuwangi, Bali Barat dan Bali Utara di Wantilan Lovina. (Mita Damayanti)
Wamenpar Ni Luh Puspa (tengah kanan) saat menghadiri FGD pengembangan pariwisata wilayah Banyuwangi, Bali Barat dan Bali Utara di Wantilan Lovina. (Mita Damayanti)

 

Mediapriangan.com - Upaya memperkuat kawasan wisata strategis 3B yang meliputi Bali Utara, Bali Barat, dan Banyuwangi kembali mendapat perhatian serius dari pemerintah pusat.

Dalam forum diskusi yang digelar di Wantilan Pantai Lovina, Buleleng, Minggu 22 Juni 2025, semangat kolaborasi lintas wilayah kembali digaungkan.

Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa secara tegas menyatakan komitmen Kemenparekraf untuk mempercepat langkah konkret dalam pengembangan pariwisata 3B.

Puspa menekankan bahwa inisiatif ini harus keluar dari tataran konsep dan mulai memasuki fase implementasi nyata.

Baca Juga: Wamenpar Ni Luh Puspa Tegaskan Pariwisata Berkualitas Bukan Sekadar Jumlah Turis, Tapi Pengalaman yang Berdampak

“Kita tak ingin hanya bicara soal peluncuran 3B, tapi ingin melihat realisasi nyata di lapangan. Sekarang saatnya tancap gas,” ujar Puspa.

Potensi Wisata 3B dan Tantangannya

Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma, yang hadir mewakili Bupati, menyampaikan pentingnya sinergi antar daerah.

Menurutnya, kawasan 3B memiliki daya tarik yang luar biasa, mulai dari kekayaan pesisir, pegunungan, hingga budaya lokal yang unik.

Baca Juga: BPPD Kabupaten Ciamis Tetapkan Strategi Pariwisata 2025 untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kunjungan Wisata

"3B punya potensi (pariwisata) sejajar mulai dari pantai, perbukitan, pegunungan hingga budaya lokal," ujarnya.

Namun, ia juga mengakui masih ada tantangan besar yang perlu ditangani bersama, terutama soal infrastruktur dan aksesibilitas.

Ia menilai bahwa kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku industri wisata mutlak diperlukan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X