Mediapriangan.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan publik.
Baru tiga hari ajaran baru berjalan, jagat media sosial sudah digemparkan dengan video viral temuan belatung di lauk MBG yang dibagikan kepada siswa SMA di Tuban, Jawa Timur.
Dalam video yang beredar luas, tampak seorang siswa berseragam putih abu-abu memperlihatkan sepotong ayam dari menu MBG yang dipenuhi belatung.
Suasana di dalam kelas pun riuh dengan canda dan komentar sinis.
"Iki loh makanan bergizi guys, makanan bergizi, mbok gedene ngene," ucap siswa dalam video tersebut, menyindir kondisi makanan yang seharusnya bergizi namun ditemukan dalam keadaan tak layak konsumsi.
Peristiwa ini disebut terjadi di SMA dan SMK Negeri Tambakboyo, Kabupaten Tuban.
Akun Instagram @info_tuban mengunggah ulang video itu dan menyampaikan laporan dari warganet terkait kondisi MBG yang dikeluhkan siswa.
"Katanya sih, belatung itu muncul dari ayam yang baunya udah nggak beres, kayak ayam sisa kemarin," tulis akun tersebut pada Selasa, 15 Juli 2025.
Camat Tambakboyo, Ari Wibowo Waspodo, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa belatung ditemukan pada empat ompreng makanan yang dibagikan kepada siswa.
Hingga kini, pihak sekolah maupun penyalur MBG belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian tersebut.
Namun, publik mendesak agar pengawasan terhadap kualitas makanan MBG diperketat agar kejadian serupa tak terulang.***
Artikel Terkait
Viral Laptop Penumpang Hilang, Rosalia Indah Nonaktifkan Kru Bus dan Akui CCTV Bermasalah Saat Insiden Terjadi
Napak Tilas Sejarah Kerajaan Jembrana di Puri Agung Negara, Bangunan Kuno Bergaya Belanda yang Masih Berdiri Kokoh
Wisata Religi Jembrana, Ziarah ke Makam Buyut Lebai dan Ali Bafaqih, Jejak Islam di Tengah Budaya Hindu Bali
Bank Mandiri Gandeng FEUI 95 dan Sedekah Air Bangun Akses Air Bersih untuk Warga Cibalong Kabupaten Tasikmalaya
Ratusan Siswa Ikut Senam dan Minum TTD Bareng, Aksi Bergizi Dinkes Kota Tasikmalaya Serbu SMA Negeri 2
Mentan Amran Bongkar Modus Oplosan Beras, Rakyat Dirugikan! Nilainya Fantastis, Capai Rp99 Triliun per Tahun!