Jokowi Blak-blakan di Kongres PSI, Akui Ribuan Kali Temui Warga Tengah Malam Demi Dengarkan Suara Rakyat

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 20 Juli 2025 | 12:45 WIB
Jokowi dalam Kongres PSI 2025 di Solo pada Sabtu, 19 Juli 2025 mengatakan sering menemui warga saat tengah malam.  (Tangkapan layar YouTube PSI)
Jokowi dalam Kongres PSI 2025 di Solo pada Sabtu, 19 Juli 2025 mengatakan sering menemui warga saat tengah malam. (Tangkapan layar YouTube PSI)

Mediapriangan.com - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali mencuri perhatian publik usai memberikan pernyataan mengejutkan dalam Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2025 yang digelar di Solo pada Sabtu, 19 Juli 2025.

Dalam sambutannya di Graha Saba Buana, Jokowi menyatakan bahwa dirinya sering melakukan pertemuan dengan masyarakat secara diam-diam, bahkan pada larut malam.

“Banyak orang nggak tahu, kadang-kadang tengah malam, saya dengan 1, 2, 3 Paspampres ke tempat-tempat yang memang saya perlukan bicara dengan masyarakat, dengan rakyat,” ungkap Jokowi.

Baca Juga: Jokowi Dipastikan Tak Maju Jadi Ketum PSI, Kaesang Sebut Sudah Bahas di Solo, Masa Ayah dan Anak Saingan?

Menurutnya, aksi turun langsung ke lapangan itu telah dilakukannya ribuan kali selama menjabat. Hal ini demi memahami betul apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan rakyat.

“Ribuan kali itu saya lakukan, sehingga kita ngerti betul keinginan rakyat, kemauan rakyat, kebutuhan rakyat, itu ngerti betul,” tambahnya.

Dalam pidatonya, Jokowi juga menyoroti perkembangan PSI yang dinilainya cukup signifikan. Ia menyebutkan bahwa saat ini sudah ada 18 eksekutif kader PSI yang menjabat sebagai kepala daerah.

Baca Juga: Kaesang Pangarep Resmi Daftar Lagi Jadi Ketum PSI, Targetkan Masuk Senayan 2029 dan Bocorkan Ada Tokoh Besar Bergabung

Tak hanya itu, jumlah anggota legislatif dari PSI pun meningkat drastis. “Anggota DPRD, anggota Legislatif melompat dua kali lipat, sekarang sudah ada 181 anggota DPRD baik Provinsi, Kabupaten, maupun Kota,” jelas Jokowi.

Ia optimistis jumlah itu masih bisa berkembang di Pemilu 2029 mendatang. Namun, Jokowi mengingatkan agar PSI juga memperkuat sisi manajemen partainya.

“Kalau mesinnya siap, itu masih ada PR lagi. Bensinnya dari mana? Bensinnya dari anggota,” tuturnya.

Baca Juga: Jokowi Ngaku Sudah Dapat Dukungan Jadi Ketum PSI, tapi Masih Belum Cukup untuk Maju di Pemira e-Voting

“Kalau mesinnya siap, bensinnya bareng-bareng disiapkan sehingga mesinnya bisa dijalankan,” lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Di akhir pidatonya, Jokowi mengingatkan bahwa langkah penting dalam politik adalah memahami suara rakyat secara langsung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X