Kritik Gagasan Anak Nakal ke Barak Militer, Anies Baswedan Tegaskan Pendidikan Jangan Diselesaikan dengan Hukuman!

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Selasa, 22 Juli 2025 | 19:05 WIB
Anies Baswedan saat hadir di podcast Tretan Muslim.  (Instagram/aniesbaswedan)
Anies Baswedan saat hadir di podcast Tretan Muslim. (Instagram/aniesbaswedan)

 

Mediapriangan.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, turut angkat bicara terkait wacana pengiriman anak-anak yang dianggap nakal ke barak militer.

Gagasan kontroversial ini sebelumnya dicetuskan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan menuai beragam respons dari publik.

Melalui podcast Tretan Universe, Anies Baswedan menyampaikan pandangannya dengan pendekatan yang lebih reflektif.

Baca Juga: Bupati Purwakarta Kirim 45 Pelajar ke Barak Militer: 'Semoga Pulang Jadi Pelajar yang Bener', Program Tetap Lanjut

Ia mempertanyakan alasan di balik perilaku anak yang dianggap menyimpang dan mengingatkan pentingnya melihat faktor lingkungan secara menyeluruh.

“Waktu kita bilang anak nakal, kan menyederhanakan anak ini berperilaku tidak sesuai dengan harapan, kenapa itu terjadi?” ujar Anies, dikutip pada Selasa, 22 Juli 2025.

Menurutnya, penyebab perilaku anak tidak bisa hanya disematkan pada anak itu sendiri, tetapi harus dikaji dari pola asuh orang tua, pendidikan di sekolah, hingga pengaruh lingkungan sekitar.

Baca Juga: Diserang Soal Barak Militer, Santai Tanggapi Laporan Bareskrim, Dedi Mulyadi Sindir Mungkin Mereka Lagi Cari Perhatian

“Apakah karena anak itu saja atau karena pola asuh orang tua, atau karena pola asuh di sekolah, atau karena lingkungan?” imbuhnya.

Anies juga menekankan bahwa masyarakat sering kali terlalu cepat menyalahkan anak tanpa mengoreksi peran orang dewasa di sekitarnya. Ia menyebut bahwa risiko atas perilaku anak tak seharusnya ditanggung anak sendiri.

“Anak itu kemudian harus nanggung risikonya, lah barangkali dia salah asuh?” ucapnya dengan nada kritis.

Baca Juga: Bupati Purwakarta Om Zein Razia Pelajar di Malam Hari Tegaskan Tak Gunakan Sistem Barak Militer Seperti Dedi Mulyadi

Ia menilai, pengiriman anak ke barak militer tidak menyelesaikan akar persoalan. Justru, hal itu bisa mengalihkan fokus dari perbaikan sistem pengasuhan yang lebih esensial.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X