Mediapriangan.com - Pemerintah kembali menegaskan langkah serius dalam menghadapi isu ketersediaan dan distribusi beras di tanah air.
Salah satu fokus utama saat ini adalah mendorong percepatan distribusi beras serta menindak tegas pelaku yang terbukti melakukan praktik curang seperti pengoplosan.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan hal ini usai mengikuti Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 6 Agustus 2025.
“Yang melanggar itu akan ditindak tegas (beras oplosan),” tegas Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas.
Untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, Zulhas menjelaskan bahwa pemerintah kini mempercepat distribusi beras melalui dua jalur utama: program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta penyaluran bantuan sosial (bansos).
“Tidak usah khawatir, kita sudah ada operasi pasar yang disetujui Bapak Presiden 1,3 juta ton,” ujarnya.
Selain 1,3 juta ton beras untuk operasi pasar, Zulhas juga menyebut bahwa sebanyak 365 ribu ton beras bantuan pangan akan disalurkan ke masyarakat sebagai bentuk intervensi langsung.
“Dipercepat ini sekarang untuk operasi pasar. Yang kedua, sudah ada bantuan pangan beras sebanyak 360 ribu ton,” tambah Zulhas.
Langkah-langkah ini dinilai krusial di tengah fluktuasi harga beras di pasaran dan potensi penyimpangan di lapangan.
Pemerintah berkomitmen menjaga ketahanan pangan dan memastikan masyarakat, terutama golongan menengah ke bawah, tetap bisa mengakses beras dengan harga terjangkau.***
Artikel Terkait
Setelah Ramai Truk Pasang Bendera One Piece, API Instruksikan Pengemudi Kibarkan Merah Putih Sambut HUT ke-80 RI
Silfester Matutina Ungkap Ditelepon Jokowi Sebelum Pemeriksaan Polisi soal Kasus Ijazah Palsu
Bantah Kabar Ahmad Muzani Gantikan Tito Karnavian, Mensesneg Sebut Secara Logika Nggak Masuk, Jangan Bikin Isu!
Roy Suryo Siap Rilis Buku 500 Halaman Soal Ijazah Palsu Jokowi, Dirilis di Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2025!
Satu Dekade Program Jaminan Pensiun BPJS Ketenagakerjaan, Tembus 14 Juta Peserta, Masih Banyak PR Menanti!
Libur Nasional Tambahan 18 Agustus 2025 Segera Disahkan, SKB 3 Menteri Terbit Rabu!
Pendaftaran Bisa Dibuka Lagi, 80 Persen Kuota Upacara 17 Agustus 2025 di Istana Merdeka untuk Rakyat!
Istana Singgung Soal Kehadiran Mantan Presiden di Upacara 17 Agustus, Mensesneg: Undangan Baru Akan Dikirim
Budi Arie Ditebak Masuk PSI atau Gerindra, Jawaban Tegasnya, Isyaratkan Ikut Perintah Presiden Prabowo!
Dadan Hindayana Tegaskan MBG Bebas Korupsi, Dana Langsung Masuk Virtual Account, Diawasi Ketat BPKP!