Kasus Keracunan MBG Jadi Sorotan, Presiden Prabowo Panggil Kepala BGN dan Tekankan Tujuan Gizi Anak

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 28 September 2025 | 09:32 WIB
Presiden Prabowo panggil Kepala BGN hingga penyelesaiannya untuk atasi kasus keracunan MBG.  (Instagram/badangizinasional.ri)
Presiden Prabowo panggil Kepala BGN hingga penyelesaiannya untuk atasi kasus keracunan MBG. (Instagram/badangizinasional.ri)


Mediapriangan.com - Kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi sorotan publik beberapa waktu terakhir.

Program MBG yang sejatinya membantu anak-anak Indonesia mendapatkan makanan bergizi, justru menimbulkan masalah serius hingga masuk kategori Kejadian Luar Biasa (KLB) di sejumlah wilayah.

Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan akan menindak tegas pihak yang lalai hingga menjadi penyebab keracunan, sementara Presiden Prabowo Subianto menegaskan akan mencari solusi cepat dan tepat agar program prioritas ini tetap berjalan sesuai tujuan mulianya.

Baca Juga: Kasus Keracunan MBG Tembus 5.914 Korban, Prabowo Panggil Kepala BGN dan Ingatkan Jangan Ada Politisasi

Presiden Prabowo, yang baru kembali dari kunjungan luar negeri, langsung memanggil Kepala BGN, Dadan Hindayana, beserta sejumlah pejabat terkait.

“Begini, saya baru dari luar negeri 7 hari. Saya monitor ada perkembangan itu, habis ini saya langsung Kepala BGN dengan beberapa pejabat, kita akan diskusikan,” ujar Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu 27 September 2025.

Presiden juga mengingatkan agar kasus ini tidak dipolitisasi dan menekankan tujuan utama MBG adalah untuk membantu anak-anak yang sering kekurangan gizi.

Baca Juga: Kasus Keracunan MBG Merebak, Kemendagri Tunjuk Pemda, BGN Akui Kelalaian SOP dan Siap Tanggung Biaya Perawatan

“Kita harus waspada, jangan sampai ini dipolitisasi. Tujuan makan bergizi adalah untuk anak-anak kita yang sering sulit makan,” tambahnya.

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menegaskan bahwa MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menyiapkan generasi emas Indonesia.

“Niat kami, nawaitu kami, nawaitu Presiden adalah ingin membantu anak-anak terpenuhi gizinya agar menjadi generasi emas,” kata Nanik dalam jumpa pers di Jakarta, Jumat 26 September 2025.

Baca Juga: Tangis Nanik S Deyang di Tengah 6.000 Lebih Siswa Jadi Korban Keracunan MBG, BGN Janji Evaluasi Total

Nanik menambahkan, pihaknya akan memperketat verifikasi dapur MBG (SPPG) dengan mengirim tim ke lapangan untuk memastikan kualitas bahan baku dan prosedur memasak.

“Bila kita temukan, langsung kita tutup,” tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X