Tambahan Dukungan untuk TPK
Tidak hanya guru dan kader KB, pemerintah juga melibatkan Tim Pendamping Keluarga (TPK), penyuluh, serta kader posyandu.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, menuturkan bahwa TPK mendapat insentif berupa penggantian biaya transportasi, dengan nominal yang disesuaikan jumlah penerima manfaat.
“TPK untuk mendistribusikan (MBG) ada pembiayaannya. Kisarannya macam-macam, sekitar Rp1.000 per orang,” kata Wihaji di Jakarta, Senin (22/9/2025).
Dengan pola insentif yang lebih terstruktur, pemerintah berharap jalannya Program MBG dapat semakin lancar, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.***
Artikel Terkait
BGN Gandeng UMKM Lokal dan Larang Produk Kemasan untuk MBG, Respons Menu Burger dan Spaghetti Disorot
Terkini Kasus Keracunan MBG, Dapur SPPG Ditutup Sementara, Pemerintah Wajibkan Sertifikat Higienis dan Ahli Gizi
Kemenkes Perketat Awasi MBG, Wajibkan SLHS, Gerakkan Puskesmas, dan Pantau Dapur SPPG untuk Cegah Keracunan
Prabowo Sentil Koruptor Lihai, Tegaskan Panggil Jaksa Agung hingga Klaim Selamatkan Rp300 Triliun untuk MBG
Fakta Terkini Tragedi Keracunan Massal MBG di KBB, Terungkap Bakteri Pembusuk hingga Usulan Dapur Khusus Sekolah
Evaluasi Besar Program MBG, Said Abdullah Usul Kantin Sekolah Jadi Dapur, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius
Prabowo Tegaskan MBG Tetap Jalan, Semua Dapur Harus Steril dan Gunakan Test Kit Sebelum Distribusi
Kasus Keracunan Massal di KBB, BGN Nonaktifkan 56 Dapur MBG dan DPR Usulkan Kantin Sekolah Jadi Pusat Produksi
Kisruh Dapur MBG Panakkukang, Patokan Rp6.500 per Porsi Dinilai Tak Masuk Akal, Ratusan Siswa Kehilangan Hak Gizi
Liputan Kasus Keracunan MBG Ricuh, Wartawan Diduga Dianiaya Oknum Pegawai SPPG Pasar Rebo Jakarta Timur