Utang RI Tembus Rp9.138 Triliun, Kemenkeu Tegaskan Rasio Masih Aman dan Jauh di Bawah Banyak Negara Besar

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 13 Oktober 2025 | 07:24 WIB
Kemenkeu tegaskan utang RI Rp9.138 triliun masih aman. Rasio utang terhadap PDB tetap rendah dan risiko kurs terkendali. (Dok. Kemenkeu)
Kemenkeu tegaskan utang RI Rp9.138 triliun masih aman. Rasio utang terhadap PDB tetap rendah dan risiko kurs terkendali. (Dok. Kemenkeu)

Risiko Kurs Terkendali karena Mayoritas Utang dalam Rupiah

Struktur utang Indonesia juga dinilai sehat. Sekitar 71–72 persen utang dalam mata uang rupiah, sedangkan sisanya 28–29 persen dalam valuta asing. Menurut Suminto, kondisi ini membuat Indonesia tidak terlalu rentan terhadap gejolak nilai tukar global.

“Ini merupakan komposisi yang baik sehingga kita dapat mengelola risiko pergerakan kurs dengan baik,” ujarnya.

Menkeu: Nominal Bukan Ukuran Bahaya

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa besarnya nominal utang bukan indikator tunggal untuk menilai bahaya fiskal. Rasio terhadap PDB menjadi faktor penting dalam menilai keberlanjutan fiskal.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Pangkas DBH DKI Jakarta Rp15 Triliun, Pramono Anung Legawa tapi Siapkan Jurus Efisiensi Anggaran

“Kalau acuan utang bahaya besar atau enggak, itu bukan dilihat dari nominalnya saja, tapi diperbandingkan dengan ekonominya. Ini kan Rp9.000 triliun itu sekarang masih di bawah 39 persen dari PDB, kan? Jadi dari standar ukuran internasional, itu masih aman,” kata Purbaya dalam sesi media gathering daring, Jumat (10/10/2025).

Sebagai perbandingan, rasio utang negara-negara maju seperti Jerman dan Amerika Serikat berada di atas 100 persen, sementara Jepang bahkan melampaui 250 persen.

Purbaya menegaskan pemerintah akan terus mengontrol penerbitan utang baru dengan memperbaiki kualitas belanja negara. “Ke depan kita akan cepat coba kontrol belanja pemerintah supaya lebih baik, sehingga yang enggak perlu-perlu saya bisa mulai potong,” ujarnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X