Menkeu Purbaya Siap Pangkas Anggaran Makan Bergizi Gratis Jika Serapan Tak Capai Target Akhir Oktober 2025

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Senin, 6 Oktober 2025 | 09:26 WIB
Menkeu Purbaya menyatakan sikap bahwa akan tetap memangkas anggaran program MBG jika tak memenuhi target serapan hingga Oktober 2025. (Dok Kemenkeu)
Menkeu Purbaya menyatakan sikap bahwa akan tetap memangkas anggaran program MBG jika tak memenuhi target serapan hingga Oktober 2025. (Dok Kemenkeu)

 

Mediapriangan.com - Rencana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk memangkas anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian publik. Kebijakan itu disebut sebagai langkah evaluatif guna memastikan efektivitas penggunaan anggaran negara.

Purbaya menegaskan, pemerintah tidak akan segan menarik kembali anggaran program jika hingga akhir Oktober 2025 belum menunjukkan tingkat serapan yang sesuai target.

“Kalau di akhir Oktober (2025) kita bisa hitung dan antisipasi penyerapannya (anggaran MBG) hanya sekian, ya kita ambil juga uangnya,” ujar Purbaya saat media briefing di Jakarta Pusat, Jumat, 19 September 2025.

Baca Juga: Setelah Kasus Keracunan, Ribuan Dapur Program MBG Dikebut Sertifikasinya di Tengah Sorotan Pengawasan

Pernyataan itu kembali ditegaskan saat dirinya menghadiri peringatan HUT ke-80 TNI di Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025). Menurutnya, pemangkasan bukan dimaksudkan untuk menghentikan program, melainkan memastikan dana publik benar-benar tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran.

“Kita melihat sampai akhir Oktober, kalau tidak menyerap ya kita potong [anggarannya] juga,” ujarnya.

Sikap tersebut merupakan respons atas pernyataan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, yang sebelumnya meminta agar anggaran MBG tidak dialihkan ke program lain.

Baca Juga: Luhut Pandjaitan Ingatkan Menkeu Purbaya soal Anggaran MBG, Penyerapan Sudah Baik, Tidak Perlu Tarik Dana

Luhut menilai, serapan program MBG sudah menunjukkan tren positif dan dampak ekonominya mulai terasa di lapangan.

“Kami pastikan juga bahwa penyerapan anggarannya sekarang kelihatan sangat membaik, sehingga Menteri Keuangan tidak perlu nanti ngambil-ngambil anggaran yang tidak terserap,” kata Luhut dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (3/10/2025).

Luhut menambahkan, keberhasilan MBG tak hanya diukur dari serapan anggaran, tetapi juga dari efek berganda terhadap ekonomi rakyat kecil.

Baca Juga: Pemerintah Perketat Standar Dapur MBG, Wajib Sertifikasi SLHS, HACCP hingga Jaminan Halal

Menurutnya, program tersebut telah menciptakan lebih dari 380 ribu lapangan kerja di berbagai daerah, sekaligus menggerakkan sektor mikro.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X