Pada saat yang sama, realisasi transfer ke daerah mencapai Rp571,5 triliun atau 62,1 persen, meski belanja daerah justru terkontraksi 14,1 persen karena perubahan kepemimpinan dan efisiensi internal.
Kondisi ini turut menurunkan kualitas belanja daerah dan mengganggu kontribusinya terhadap ekonomi nasional.
Suahasil menekankan bahwa kualitas pengeluaran negara harus terus ditingkatkan untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
“APBN terus melakukan upaya keras untuk melakukan belanja berkualitas untuk seluruh Indonesia,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Ancam Tangkap Penolak Razia Balpres, Aksi Tegas Berantas Mafia Baju Bekas Senilai Rp112 Miliar
Menkeu Purbaya Akui Pernyataan Jokowi soal Whoosh “Ada Betulnya Sedikit”, tapi Ungkap Fakta yang Belum Terlihat
Menkeu Purbaya Tegas Tolak Burden Sharing, Sebut Tak Akan Campur Kebijakan Fiskal dan Moneter Lagi
Fenomena ‘Purbaya Everywhere’ di Medsos, Pakar Ekonomi Nilai Publik Tertipu Gaya Koboi Menkeu