Menteri LH Soroti Kayu Gelondongan di Banjir Sumatera, Temuan Awal Berpotensi Mengarah ke Pelanggaran Serius

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 7 Desember 2025 | 19:22 WIB
Menteri LH Hanif Faisol lakukan verifikasi lapangan terkait kayu gelondongan di banjir Sumatera.   (Instagram/haniffaisolnurofiq)
Menteri LH Hanif Faisol lakukan verifikasi lapangan terkait kayu gelondongan di banjir Sumatera. (Instagram/haniffaisolnurofiq)

 

 

Mediapriangan.com - Misteri keberadaan kayu gelondongan yang terseret arus pada peristiwa Banjir Sumatera mulai menemukan titik terang.

Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan hasil pengecekan awal yang menunjukkan adanya kombinasi antara pohon tumbang alami dan masuknya material kayu secara tidak alami ke badan sungai.

Temuan kayu gelondongan diduga kuat memperparah dampak banjir yang melanda wilayah Tapanuli, Sumatera Utara.

Baca Juga: Transfer Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro Bocorkan Masa Depan Megawati Hangestri Pertiwi Usai SEA Games 2025

Menurut Hanif, proses analisis tidak akan berhenti pada pengecekan awal. Fenomena kayu gelondongan yang ikut menghantam permukiman akan ditelusuri lebih jauh melalui tim kajian lingkungan yang beranggotakan para ahli, akademisi, dan tim Audit Lingkungan KLH/BPLH.

Pemeriksaan mendalam ini ditujukan untuk memetakan sumber material, pola pergerakan, serta potensi pelanggaran pemanfaatan ruang di kawasan DAS Batang Toru.

“Penanganan harus berbasis verifikasi lapangan dan kajian lingkungan hidup yang akurat,” ucap Hanif Faisol kepada awak media dalam kunjungannya ke Kecamatan Garoga, Tapanuli Utara pada Sabtu, 6 Desember 2025.

Baca Juga: Megawati Hangestri Pertiwi Jadi Senjata Utama Timnas Voli Indonesia, Atmosfer SEA Games 2025 Mulai Waspada

Ia menegaskan bahwa jika ditemukan tindakan yang menambah risiko bencana, maka langkah hukum tidak akan ditunda.

“Bila ditemukan tindakan yang memperburuk risiko, penegakan hukum termasuk penghentian kegiatan dan proses pidana akan kami lakukan tanpa kompromi,” tegasnya.

Hanif juga menyebut bahwa material kayu yang menumpuk di sungai tidak berasal dari bagian hulu DAS Batang Toru.

Baca Juga: Teka-Teki Bursa Transfer Proliga 2026, Oleksandra Bytsenko Picu Isu Megawati Hangestri ke Gresik Petrokimia

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X