Isu Pengadaan Kipas Angin Rp1,8 Triliun untuk Kopdes Merah Putih Disorot DPR, Menkop Mengaku Tak Tahu

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Jumat, 17 Juli 2026 | 21:20 WIB
Pengadaan kipas angin Rp1,8 triliun untuk Kopdes Merah Putih menjadi sorotan DPR. Menkop menyebut proyek itu bukan di Kemenkop. (Instagram.com/sukabumiupdate)
Pengadaan kipas angin Rp1,8 triliun untuk Kopdes Merah Putih menjadi sorotan DPR. Menkop menyebut proyek itu bukan di Kemenkop. (Instagram.com/sukabumiupdate)

"Pastinya jauh lebih murah dari Rp300 ribu yang kita temukan di e-commerce," sambungnya.

Menanggapi hal itu, Menkop Ferry Juliantono menyampaikan bahwa terdapat jenis kipas angin tertentu yang memiliki harga jauh lebih tinggi.

Baca Juga: Don Ritto Resmi Diserahkan ke Kejagung, Barbuk Emas 74 Kg dan Uang Rp543 Miliar Ikut Dilimpahkan

"Rasanya angka yang ada itu kalau bentuk kipas anginnya yang model ada di Imatsu MDF itu harganya di e-commerce ini Rp11.464.000," beber Ferry.

Meski demikian, Ferry mengaku tidak mengetahui apakah produk yang dimaksud dalam isu pengadaan kipas angin Rp1,8 triliun benar menggunakan merek atau tipe tersebut.

"Itu saya enggak tahu persis," imbuhnya.

Baca Juga: Hotman Paris Resmi Dampingi Febrie Adriansyah, Eks Jampidsus Diperiksa sebagai Tersangka di Kejagung

Simkopdes Disebut Siap Tampilkan Data Bantuan

Selain menyoroti pengadaan kipas angin Rp1,8 triliun, anggota Komisi VI DPR RI juga meminta pemerintah meningkatkan transparansi pelaksanaan Kopdes Merah Putih melalui sistem informasi yang bisa diakses masyarakat.

Menanggapi usulan tersebut, Menkop Ferry Juliantono mengatakan Kementerian Koperasi telah mengembangkan Sistem Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau Simkopdes.

"Di Simkopdes kami itu sekarang sudah bisa memperlihatkan dashboard-nya," beber Ferry.

Menurutnya, Simkopdes akan menampilkan data bantuan barang yang diterima masing-masing koperasi sehingga proses distribusi dapat dipantau oleh berbagai pihak.

"(Termasuk) berapa jumlah barang-barang subsidi yang diterima oleh Koperasi Desa Merah Putih," tukasnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X