Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Janji Benahi Tata Kelola dan Tegaskan Zero Tolerance Praktik Korupsi

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Kamis, 23 Juli 2026 | 19:31 WIB
Sudaryono resmi dilantik sebagai Kepala BGN. Ia berjanji membenahi tata kelola, memperkuat transparansi, dan menerapkan zero tolerance terhadap korupsi. (Dok. BGN)
Sudaryono resmi dilantik sebagai Kepala BGN. Ia berjanji membenahi tata kelola, memperkuat transparansi, dan menerapkan zero tolerance terhadap korupsi. (Dok. BGN)

 

 

JAKARTA, Mediapriangan.com - Sudaryono resmi menempati posisi Kepala BGN setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Ia menggantikan Nanik S Deyang yang sebelumnya mengundurkan diri untuk menjalani pengobatan jantung di luar negeri.

Usai pelantikan, Sudaryono langsung menyampaikan sejumlah prioritas yang akan dijalankannya. Salah satu fokus utama Kepala BGN yang baru itu adalah membenahi tata kelola lembaga agar program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih transparan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Ini amanah besar bagi saya karena memang program makan makan bergizi gratis ini adalah program besar, grande, dan satu di antara program prioritas bapak Prabowo Subianto dan Pak Gibran Rakabuming Raka,” ucap Sudaryono kepada awak media usai pelantikannya.

Baca Juga: Mundur dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Tetap Dilibatkan di Dewas BGN: Istana Soroti Pengalamannya Urusi MBG

Sebagai Kepala BGN, Sudaryono juga memastikan dirinya tidak memiliki kepentingan langsung dalam pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG. Ia bahkan menegaskan tidak ada anggota keluarganya yang memiliki dapur maupun SPPG.

“Enggak ada, enggak ada. Saya tidak punya SPPG, saya tidak punya dapur, saya tidak, tidak ada keluarga saya yang punya dapur dan punya SPPG,” kata Sudaryono.

Penegasan tersebut disampaikan Sudaryono di tengah komitmennya untuk memperbaiki tata kelola BGN. Menurutnya, transparansi harus menjadi bagian penting dalam pengelolaan program yang menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar.

Baca Juga: Sudaryono Gantikan Nanik Deyang Jadi Kepala BGN, Wamentan Tak Lagi Rangkap Jabatan dan Punya Rekam Jejak Panjang

“Saya sebagai kepala akan bekerja keras untuk memperbaiki yang memang harus kita perbaiki. Yang tidak transparan harus kita buat transparan,” imbuhnya.

Sudaryono menilai proses kerja di lingkungan BGN perlu didukung sistem pencatatan yang lebih modern. Digitalisasi, menurutnya, diperlukan agar setiap kegiatan memiliki rekam data yang jelas dan dapat dipantau.

“Bagaimana caranya yang manual bisa secara digital, ada recordnya, dan yang sembunyi-sembunyi tidak boleh lagi terjadi. Semuanya harus terang-benderang,” jelasnya lagi.

Baca Juga: Nanik Deyang Mundur dari Kepala BGN, Sosok Pengganti Disebut sebagai 'Adik' yang Tetap Akan Diawasi

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X