Pembenahan tata kelola BGN juga menjadi bagian dari upaya Sudaryono memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai tujuan. Ia menilai anggaran yang berasal dari APBN harus mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Latar belakangnya sebagai Wakil Menteri Pertanian menjadi salah satu perspektif yang dibawa Sudaryono saat memimpin BGN. Ia berharap program tersebut tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga mampu mendorong perputaran ekonomi di tingkat desa.
“Dana APBN yang besar itu kemudian beredar di desa-desa. Dan saya karena background saya adalah Wakil Menteri Pertanian dan selama dua tahun ini kemudian berada di Kementerian Pertanian kami melihat langsung bagaimana efeknya,” paparnya.
Baca Juga: Nanik Deyang Mundur dari Kepala BGN, Baru 1,5 Bulan Menjabat dan Tetap Diminta Awasi Program MBG
Karena itu, Sudaryono berharap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dapat ikut membuka ruang bagi petani, peternak, serta pelaku usaha pangan untuk terlibat dalam rantai pasok.
Menurut Sudaryono, penguatan penyerapan hasil pertanian dan peternakan menjadi salah satu bagian penting agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas. Dengan demikian, Kepala BGN berharap program tersebut dapat berjalan beriringan dengan upaya menggerakkan ekonomi masyarakat.
Di sisi lain, Sudaryono meminta dukungan dari seluruh pihak dalam menjalankan amanah sebagai Kepala BGN. Ia menyebut jajaran BGN, Wakil Kepala BGN, SPPG, SPPI, mitra, dan para pemangku kepentingan lainnya memiliki peran dalam menyukseskan program tersebut.
Baca Juga: Jampidsus Febrie Adriansyah Sebut Kasus BGN Jadi Prioritas, Pemberkasan Terus Berjalan
“Saya mohon doa, mohon dukungan, mohon restu untuk kami bersama-sama dengan Wakil Kepala, Bu Arumsari dan Pak Trenggono, beserta seluruh jajaran BGN dan seluruh stakeholder. Di sini ada SPPG, ada SPPI, ada Mitra dan lain-lain,” ujar Sudaryono.
Dalam kepemimpinannya, Sudaryono juga menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik korupsi. Pernyataan itu menjadi salah satu pesan utama yang disampaikannya setelah resmi dilantik sebagai Kepala BGN.
“Doakan kami semua untuk bisa amanah dan menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya zero tolerance untuk praktik-praktik korupsi dan hengki-pengki dan copet-copetan sebagaimana barangkali ini yang paling dibenci oleh seluruh rakyat Indonesia,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Koalisi MBG Watch Datangi Kantor BGN, Desak Audit Program Makan Bergizi Gratis dan Evaluasi Total
MBG Disetop untuk Sekolah Elite, Kepala BGN Ungkap Refocusing di Tengah Sorotan Titik SPPG Membengkak
ICW Soroti Dugaan Jual Beli SPPG Eks Pimpinan BGN, Sebut Ada Kejahatan Terstruktur dan Sistematis
Motor Listrik BGN Rp1,03 Triliun Disorot, Dudung Usul Pegawai SPPG Cicil Kendaraan yang Sudah Dirakit
Nanik S Deyang Pilih Bungkam soal Motor Listrik BGN, Anas Urbaningrum Ingatkan Peran Jurnalis
Mahfud MD Nilai Dugaan Korupsi Dadan Hindayana cs Layak Dihukum Mati, Soroti Anggaran BGN yang Mengalir Besar