nasional

Virus HMPV Ditemukan di Indonesia, Menyerang Anak-anak, Menkes Ungkap Fakta Mengejutkan Terkait Penyebarannya

Rabu, 8 Januari 2025 | 09:27 WIB
Ilustrasi virus HMPV pada anak-anak, Menkes ungkap soal fakta yang terjadi di Indonesia. (Freepik/@jcomp)

Baca Juga: Alasan Makan Bergizi Gratis di Kendari Masih Gunakan Dana Pribadi Prabowo, Ini Penjelasan dari PCO

Dia juga menjelaskan bahwa setiap musim dingin, negara-negara dengan empat musim seperti China cenderung mengalami lonjakan kasus flu, dan H1N1 adalah virus yang lebih dominan dalam hal ini.

Meskipun demikian, Budi mengingatkan bahwa semua orang berisiko terkena flu, tetapi dengan sistem imun yang baik, tubuh dapat melawan virus tersebut.

Untuk memperkuat sistem imun, ia menyarankan masyarakat untuk cukup tidur, berolahraga, dan beristirahat ketika mengalami gejala seperti batuk dan pilek.

Baca Juga: Pemerintah Era Prabowo Turunkan Biaya Haji 2025, Menag Beberkan Detail Kesepakatan dan Perbandingan dengan 2024

"Jika ada yang batuk, pilek, atau bersin-bersin, sebaiknya hindari mereka dan terapkan protokol 3M: menjaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker," tuturnya.

Menkes Budi juga menegaskan bahwa HMPV tidak mematikan.

Gejala yang ditimbulkan virus ini mirip dengan flu biasa, seperti batuk, demam, pilek, dan sesak napas, dan sebagian besar orang yang terinfeksi dapat pulih tanpa memerlukan perawatan khusus.

Penularannya terjadi melalui percikan air liur atau droplet dari individu yang terinfeksi. Meskipun begitu, kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan mereka dengan kondisi kesehatan tertentu tetap perlu lebih berhati-hati.

Baca Juga: Cegah Wabah PMK di Kabupaten Tasikmalaya, 1.000 Vaksin Disiapkan dan Pasar Hewan Ditutup Mulai 8 Januari 2025

Karena itu, Budi mengimbau masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan secara rutin, memakai masker saat merasa tidak enak badan, dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika gejala mencurigakan muncul.

HMPV d Indonesia Menyerang Anak-anak

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, Aji Muhawarman, menyampaikan bahwa sejauh ini, kelompok anak-anak menjadi yang paling banyak terpapar virus HMPV.

Meskipun demikian, Aji belum dapat memberikan angka pasti terkait jumlah kasus yang terdeteksi. Ia menegaskan untuk tidak panik, mengingat HMPV bukanlah virus baru dan telah menyebar sejak 2001.

Baca Juga: Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, Program MBG Dimulai Hari Ini, Implementasi dari Palembang hingga Papua

Halaman:

Tags

Terkini