Virus HMPV Ditemukan di Indonesia, Menyerang Anak-anak, Menkes Ungkap Fakta Mengejutkan Terkait Penyebarannya

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Rabu, 8 Januari 2025 | 09:27 WIB
Ilustrasi virus HMPV pada anak-anak, Menkes ungkap soal fakta yang terjadi di Indonesia.   (Freepik/@jcomp)
Ilustrasi virus HMPV pada anak-anak, Menkes ungkap soal fakta yang terjadi di Indonesia. (Freepik/@jcomp)

 

Mediapriangan.com - Virus Human Metapneumovirus (HMPV), yang baru-baru ini menarik perhatian di China, kini telah terdeteksi di Indonesia, dengan semua kasus yang tercatat menyerang anak-anak.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menanggapi temuan ini dengan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Ia menegaskan bahwa HMPV bukanlah virus baru dan sudah lama dikenal di dunia medis.

"HMPV memang sudah ada di Indonesia sejak lama. Jika dicek, memang saat ini kasusnya ada, karena virus ini bisa muncul pada siapa saja, termasuk mereka yang sedang batuk," jelas Budi dalam pernyataannya kepada media pada Senin, 6 Januari 2025.

Baca Juga: Siswa SD di Makassar dan Susukan Ungkapkan Terima Kasih untuk Prabowo Lewat Pesan dan Pantun dalam Program MBG

Budi menjelaskan bahwa HMPV berbeda dari virus COVID-19. Jika COVID-19 adalah virus baru yang muncul beberapa tahun lalu, HMPV sudah ada sejak 2001 dan telah menyebar ke seluruh dunia tanpa menimbulkan masalah besar.

"Berbeda dengan COVID-19 yang baru muncul beberapa tahun lalu, HMPV adalah virus lama yang sudah ada sejak 2001 dan tidak ada masalah besar selama ini," terang Budi.

Apakah Sama dengan HMPV di China?

Mengenai pemberitaan yang mengaitkan peningkatan kasus HMPV di China, Budi menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Baca Juga: Intip Para Siswa SD di Boyolali Nikmati Makan Bergizi Gratis, Bisa Hemat Uang Jajan Berkat Program Presiden Prabowo

Pemerintah China dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengonfirmasi hal ini. Menurutnya, peningkatan kasus di China terkait dengan virus H1N1, bukan HMPV.

"Saya sudah lihat datanya, yang meningkat di China itu bukan HMPV, melainkan H1N1 atau flu biasa. HMPV berada di peringkat ketiga dalam hal prevalensi di China," jelasnya.

Budi juga membantah kabar mengenai lonjakan kasus HMPV di China pada tahun 2024.

"Ini adalah hoaks. Pemerintah China dan WHO sudah membantahnya," kata Budi menambahkan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X