nasional

Aksi Presiden Macron Sentuh Arca di Stupa Borobudur, Benarkah Jalani Ritual Kunto Bimo Demi Keberuntungan?

Minggu, 1 Juni 2025 | 07:05 WIB
Potret momen Presiden Emmanuel Macron menyempatkan diri menjelajahi Candi Borobudur pada Kamis, 29 Mei 2025. (Instagram/emmanuelmacron)

Istilah "Kunto Bimo" sendiri berasal dari dua kata dalam bahasa Jawa: “Kunto” dari ngenta-ento yang berarti “permintaan-mendapatkan” dan “Bimo”, nama salah satu tokoh Pandawa dari kisah Mahabarata.

Baca Juga: Borobudur Ditutup Sementara 29 Mei, Kunjungan Presiden Macron dan Prabowo Dilengkapi Stairlift Khusus Tanpa Bor

Namun demikian, mitos tersebut tidak sepenuhnya diterima dalam ranah akademik.

Arkeolog Soekmono, yang memimpin proses pemugaran Candi Borobudur di masa lalu, menyatakan bahwa praktik Kunto Bimo tidak memiliki dasar dalam ajaran Buddha, melainkan berkembang dari kepercayaan lokal.

Terlepas dari mitos dan kontroversi, kunjungan Macron meninggalkan kesan tersendiri.

Selain menunjukkan rasa hormat terhadap kebudayaan Indonesia, tindakannya juga membuka kembali diskusi publik tentang nilai-nilai tradisional dan bagaimana warisan budaya seperti Candi Borobudur diinterpretasikan dari berbagai sudut pandang.***

Halaman:

Tags

Terkini