Alasan Istana Soal Reshuffle, Prabowo Tak Langsung Ganti Pejabat Meski Ada Catatan, Fokus Evaluasi dan Peringatan

photo author
Budi Raspati, Media Priangan
- Minggu, 25 Mei 2025 | 16:22 WIB
Presiden Prabowo saat menghadiri Peluncuran Mekanisme Baru Tunjangan Guru ASN Daerah di Plaza Insan Berprestasi Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis, 13 Maret 2025.  (Instagram/presidenrepublikindonesia)
Presiden Prabowo saat menghadiri Peluncuran Mekanisme Baru Tunjangan Guru ASN Daerah di Plaza Insan Berprestasi Kemendikdasmen, Jakarta, Kamis, 13 Maret 2025. (Instagram/presidenrepublikindonesia)

Mediapriangan.com - Isu reshuffle kabinet kembali mencuat dalam beberapa waktu terakhir, menimbulkan spekulasi publik soal kemungkinan perombakan di lingkaran pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menanggapi hal tersebut, Istana memberikan penjelasan resmi melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi.

Ia menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada pembahasan khusus terkait perombakan pejabat kabinet.

Baca Juga: Isu Reshuffle Kabinet Kian Santer, Istana Buka Suara, Prabowo Evaluasi Rutin tapi Belum Ada Pembahasan Resmi

Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo memang secara rutin memantau dan mengevaluasi kinerja para pembantunya di Kabinet Merah Putih.

“Iya, secara rutin beliau melakukan monitoring, mengevaluasi kinerja seluruh pembantu-pembantu beliau di Kabinet Merah Putih,” ujar Prasetyo saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat, 23 Mei 2025.

Ia menyebutkan bahwa dalam proses evaluasi tersebut, Presiden kerap memberikan catatan yang tidak hanya mencakup aspek kinerja, tetapi juga mencatat prestasi yang dicapai.

Baca Juga: Resmi Diteken Prabowo, Perpres Pelindungan Jaksa 2025 Tegaskan Peran Polri dan TNI, Ini Rincian Pasal-Pasalnya

“Tentunya ada beberapa yang kemudian beliau memberikan catatan, ada catatan yang untuk prestasi,” imbuhnya.

Selain evaluasi kinerja, Prabowo juga menekankan pentingnya agar seluruh jajaran kementerian tetap fokus dalam melayani masyarakat.

Ia bahkan memberikan imbauan khusus agar pejabat berhati-hati saat menyampaikan pernyataan ke ruang publik.

Baca Juga: Janji Manis Meikarta Berujung Pahit, 7 Tahun Menanti, Menteri PKP di Era Prabowo Tuntut Refund ke Lippo!

“Beberapa catatan untuk perbaikan beberapa kementerian, kami semua diimbau oleh Bapak Presiden untuk fokus bekerja, memberikan manfaat bagi masyarakat,” ucap Prasetyo.

“Dan dimohon, diimbau untuk menghindari menyampaikan sesuatu yang bersifat dapat menimbulkan, ya mungkin istilahnya bisa menimbulkan kegaduhan atau perasaan tidak enak kepada pihak lain, kepada institusi lain, dan terutama kepada masyarakat,” lanjutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X