nasional

5 Pesan Penting Prabowo di HUT ke-80 TNI, Jaga Kekayaan Alam, Kuasai AI, dan Pemimpin Berdasarkan Prestasi

Minggu, 5 Oktober 2025 | 12:17 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan beberapa poin penting saat upacara HUT ke-80 TNI. (YouTube/Sekretariat Presiden)

 

Mediapriangan.com - Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025).

Dalam amanatnya, Prabowo menyampaikan lima poin penting yang menyoroti peran strategis TNI di tengah perubahan zaman dan tantangan global.

Prabowo menekankan bahwa TNI bukan hanya garda terdepan dalam menjaga pertahanan negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kekayaan alam, menguasai teknologi baru, dan mencetak pemimpin yang berintegritas.

Baca Juga: Isu Kilang Minyak Memanas, Pertamina Bantah ‘Malas Bangun Kilang’, Bahlil Pilih Fokus Awasi Proyek Balikpapan

1. TNI Harus Jaga Kekayaan Alam untuk Kesejahteraan Rakyat

Presiden Prabowo menegaskan pentingnya peran TNI dalam menjaga dan mengelola sumber daya alam Indonesia. Ia menilai kekayaan alam merupakan modal utama bangsa untuk mencapai kesejahteraan rakyat.

“TNI harus bantu pemerintah daerah, pemerintah pusat untuk menjaga kekayaan kita, sumber daya alam kita,” ujar Prabowo.

“Kekayaan kita harus kita selamatkan, harus kita hemat, harus kita kelola untuk kita hilangkan kemiskinan dari bangsa Indonesia,” sambungnya.

Baca Juga: PKS Ciamis Lanjutkan Silaturahmi Keummatan, Didi Sukardi Ajak Persis Kolaborasi Wujudkan Dakwah dan Kebijakan Umat

Ia menambahkan, pengelolaan sumber daya alam secara bijak adalah fondasi menuju Indonesia yang maju, modern, dan mandiri.

2. Adaptasi Teknologi dan Reformasi Organisasi TNI

Prabowo menilai penting bagi TNI untuk terus menyesuaikan diri dengan kemajuan teknologi dan dinamika global. Ia memerintahkan Panglima TNI serta para kepala staf untuk meninjau ulang struktur organisasi agar tetap relevan dengan kebutuhan zaman.

“Saya perintahkan Panglima TNI, kepala staf, kaji terus perkembangan teknologi dan sains, kaji terus organisasi. Bila perlu, organisasi yang usang diganti dengan organisasi yang tepat untuk kepentingan bangsa,” tegasnya.

Halaman:

Tags

Terkini