JAKARTA, Mediapriangan.com - Pembangunan wilayah berbasis inovasi kini mulai disinergikan dengan perlindungan hak dasar warga secara formal. Dalam pertemuan terbaru di Jakarta, Kementerian Hak Asasi Manusia mulai mematangkan kerja sama strategis dengan Indonesia Creative Cities Network (ICCN) untuk membawa komitmen daerah ke panggung global.
Fokus utama kolaborasi ini adalah keterlibatan Indonesia dalam World Human Rights Cities Forum (WHRCF) yang dijadwalkan berlangsung di Gwangju, Korea Selatan, pada Mei 2026 mendatang.
Kerja sama ini bertujuan menyeleksi pemimpin daerah yang berhasil menyelaraskan kemajuan industri kreatif dengan penghormatan terhadap kemanusiaan.
Baca Juga: ICCN Gandeng Greeneration Foundation, Ekonomi Kreatif Berkelanjutan Jadi Fokus Kolaborasi
Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, menegaskan bahwa jaringan luas yang dimiliki ICCN menjadi instrumen penting bagi pemerintah dalam menyentuh lapisan akar rumput di ratusan kabupaten dan kota.
"Kementerian HAM memandang ICCN sebagai mitra strategis dalam upaya menjalankan pemenuhan hak ekonomi, sosial, budaya, serta lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," kata Wamen HAM Mugiyanto saat menerima pengurus pusat ICCN, Rabu pagi, 8 April 2026.
Lebih lanjut, Mugiyanto mendorong terbentuknya Indonesia Human Rights Cities Network. Inisiasi ini diharapkan mampu memperkuat prinsip kota kreatif yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan angka, tetapi juga pada kesejahteraan dan hak publik di tingkat lokal.
Baca Juga: Momentum Ekonomi Kreatif Disorot, ICCN Dorong Pembenahan Sistem Jasa Kreatif Nasional
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum ICCN, Fiki Satari, menyebut bahwa sinergi ini merupakan penguatan dari fondasi yang sudah dimiliki organisasinya.
Fiki Satari menjelaskan bahwa hak asasi manusia sebenarnya sudah menjadi bagian dari pakta pengembangan daerah kreatif.
"Sinergi dengan Kementerian HAM akan memperkuat peran anak muda kreatif di berbagai daerah untuk memastikan pembangunan kabupaten kota tidak hanya inovatif secara ekonomi, tetapi juga inklusif dan menjunjung tinggi harkat kemanusiaan," ungkap Ketum Fiki.
Baca Juga: ICCN Dukung Film Pelangi di Mars, Ajak Publik Nonton Karya Anak Bangsa yang Inspiratif
Sebagai langkah nyata, kedua pihak kini tengah mempercepat finalisasi nota kesepahaman atau MoU.