Retrospektif Kota Kreatif Diluncurkan ICCN, E-Book Dokumentasikan Perjalanan Kota Kreatif Indonesia

photo author
- Senin, 16 Maret 2026 | 14:36 WIB
Retrospektif Kota Kreatif resmi diluncurkan ICCN sebagai e-book yang merekam perjalanan kota kreatif Indonesia dan kolaborasi lintas sektor. (Dok. ICCN)
Retrospektif Kota Kreatif resmi diluncurkan ICCN sebagai e-book yang merekam perjalanan kota kreatif Indonesia dan kolaborasi lintas sektor. (Dok. ICCN)

JAKARTA, Mediapriangan.com - Upaya memperkuat literasi serta dokumentasi perkembangan ekosistem kreatif di berbagai daerah terus dilakukan. Salah satunya melalui peluncuran buku digital Retrospektif Kota Kreatif yang digagas oleh Indonesia Creative Cities Network.

Peluncuran Retrospektif Kota Kreatif tersebut berlangsung pada Senin, 16 Maret 2026 di Malang. Buku berbentuk e-book kota kreatif ini menjadi dokumentasi perjalanan berbagai kota kreatif Indonesia dalam membangun ekosistem kreativitas di daerahnya.

Buku Retrospektif Kota Kreatif disusun melalui kolaborasi lebih dari 50 penulis, peneliti, serta praktisi kreatif dari berbagai wilayah. Kehadiran buku ini diharapkan dapat memperkuat literasi dan referensi mengenai perkembangan kota kreatif Indonesia.

Baca Juga: Promedia Group dan ICCN Sepakati Kolaborasi, Ekonomi Kreatif Indonesia Didorong Mandiri hingga Daerah

Merekam Pengalaman Kota Kreatif dari Berbagai Daerah

Sekretaris Eksekutif Indonesia Creative Cities Network, Mario Devys, yang juga menjadi penanggung jawab penyusunan Retrospektif Kota Kreatif, menjelaskan bahwa buku tersebut merangkum perjalanan serta pengalaman komunitas kreatif dari berbagai daerah.

Menurutnya, buku ini juga memuat refleksi pembangunan kota berbasis kreativitas serta strategi kolaborasi lintas sektor yang dijalankan oleh sejumlah kota kreatif Indonesia seperti Yogyakarta, Bogor, Trenggalek, Tangerang Selatan, hingga Blitar.

"Kota kreatif tidak dibangun sendiri, tetapi melalui kolaborasi antar hexa helix, yaitu pemerintah, komunitas, akademisi, bisnis, media, dan kreator," katanya.

Melalui pendekatan tersebut, setiap kota kreatif Indonesia memiliki cara tersendiri dalam mengembangkan potensi lokal yang dimiliki.

Baca Juga: Raffi Ahmad Datang ke Subang, Dorong Ekraf Subang Naik Kelas Lewat ICCN dan Akses Nasional

Mudah Diakses Melalui Website ICCN

Mario Devys juga menjelaskan bahwa masyarakat dapat mengakses Retrospektif Kota Kreatif secara mudah melalui laman resmi Indonesia Creative Cities Network.

Ia mengatakan bahwa pembaca cukup melakukan pendaftaran dan masuk ke website iccn.or.id. Setelah itu, pengguna dapat membuka fitur navigasi dan memilih menu literatur untuk mengunduh buku yang tersedia.

Buku Retrospektif Kota Kreatif diharapkan dapat dimanfaatkan oleh komunitas kreatif, pemerintah daerah, akademisi, hingga pelaku industri yang ingin memahami perkembangan kota kreatif Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Budi Raspati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X