"Intel mengapresiasi kolaborasi ICCN, IGVI, dan seluruh mitra dalam memperkuat kapasitas guru Indonesia. Bagi Intel, transformasi pendidikan tidak dimulai dari teknologi semata, tetapi dari guru yang didukung untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih relevan, aktif, dan sesuai dengan kebutuhan masa depan," ujarnya.
Melalui Intel Skills for Innovation, lanjuta Devi Amalia, Intel mendorong pemanfaatan teknologi dan AI secara bertanggung jawab agar benar-benar memberi dampak di kelas dan membantu menyiapkan siswa menghadapi perubahan dunia kerja.
Selain mendapatkan wawasan teknis, 158 guru vokasi yang berpartisipasi juga berpeluang meraih sertifikasi kompetensi dan jalur menjadi Intel SFI Ambassador.****