Inisiatif ini menjadi titik balik bagi Gedung Shopping Center untuk kembali menjadi jantung aktivitas warga. Bukan lagi sekadar pusat transaksi konvensional, melainkan sebagai ruang kolaborasi yang mampu memberikan dampak ekonomi sekaligus identitas budaya baru bagi Kota Metro.
Melalui strategi aktivasi ruang yang tepat, memori kolektif masyarakat terhadap gedung berusia hampir setengah abad ini diharapkan dapat terus terjaga.***