nasional

Prabowo Subianto Rombak BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk Pimpin Program MBG ke Tahap Berikutnya

Rabu, 3 Juni 2026 | 11:16 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi mengumumkan pergantian pimpinan BGN di Istana Negara, didampingi Seskab Teddy Indra Wijaya dan Muhammad Qodari, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/6/2026). (Dok. Seskab RI)

 

JAKARTA, Mediapriangan.com - Pemerintah melakukan perubahan besar dalam struktur kepemimpinan BGN sebagai bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan Program MBG yang menjadi salah satu agenda prioritas nasional. Melalui keputusan Presiden Prabowo Subianto, posisi Kepala BGN kini diemban oleh Nanik S Deyang menggantikan Dadan Hindayana.

Pergantian tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/6). Pengumuman itu turut dihadiri Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI Muhammad Qodari.

Menurut pemerintah, keputusan Prabowo Subianto lahir setelah dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program MBG dan kinerja BGN selama sekitar satu setengah tahun terakhir. Evaluasi tersebut mencakup berbagai aspek mulai dari tata kelola organisasi hingga efektivitas pelaksanaan program di lapangan.

Baca Juga: Diplomasi Prabowo Subianto Hasilkan Komitmen Rp2.281 Triliun, dari Program Investasi hingga Kerja Sama Strategis

Prasetyo menegaskan bahwa BGN memiliki peran penting dalam mendukung target pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat Indonesia. Karena itu, organisasi tersebut membutuhkan kepemimpinan yang mampu memperkuat koordinasi dan memastikan seluruh program berjalan sesuai sasaran.

“Badan Gizi Nasional memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung agenda pemerintah di bidang peningkatan kualitas gizi masyarakat. Tugas ini menuntut tata kelola yang kuat, koordinasi lintas sektor yang efektif, serta kepemimpinan yang mampu memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai prinsip akuntabilitas,” ujar Prasetyo dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/6) malam.

Pemerintah menyebut keputusan pergantian Kepala BGN juga mempertimbangkan berbagai masukan yang diterima Presiden Prabowo Subianto. Masukan tersebut berasal dari kementerian dan lembaga terkait, masyarakat, serta para penerima manfaat Program MBG yang selama ini berjalan di berbagai daerah.

Baca Juga: Program BEREHAN OJK Dorong Peternak Lokal Priangan Timur Naik Kelas, ASN Diajak Menabung untuk Kurban

Selain mengganti Kepala BGN, Presiden Prabowo Subianto juga melakukan perubahan pada posisi wakil kepala. Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya tidak lagi menjabat, kemudian digantikan oleh Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Dengan susunan baru tersebut, Nanik S Deyang diharapkan dapat segera melakukan konsolidasi internal dan memperkuat sinergi antarinstansi guna mempercepat pelaksanaan Program MBG. Pemerintah juga mendorong peningkatan koordinasi dengan pemerintah daerah agar program-program BGN dapat berjalan lebih efektif.

“Dengan kepemimpinan yang baru, kita berharap pelaksanaan program-program prioritas dapat semakin dipercepat, kinerja organisasi semakin baik, tata kelola semakin kuat. Serta manfaat yang dirasakan masyarakat semakin nyata, terutama dalam upaya meningkatkan kualitas gizi, kesehatan, dan sumber daya manusia Indonesia,” ucap Prasetyo.

Baca Juga: Dugaan Korupsi KUR BSI Rp9,56 Miliar Terungkap, 95 Petani Tambak Diduga Jadi Debitur Tanpa Menikmati Dana

Pemerintah menegaskan bahwa pergantian pimpinan di BGN tidak akan memengaruhi pelaksanaan Program MBG yang saat ini sedang berjalan. Seluruh layanan dan program yang telah dirancang tetap akan dilanjutkan sesuai target yang telah ditetapkan.

Halaman:

Tags

Terkini